Perempuan Kukar Bangkit! Program “Perkakas Diri” Siap Bikin Hidup Makin Mandiri
Kaltimdaily.com, Kukar – Kabar bahagia datang dari Kukar, guys! Sebanyak 46.099 perempuan yang jadi tulang punggung keluarga alias PEKKA (Perempuan Kepala Keluarga) akhirnya punya harapan baru. Hari ini, Selasa (29/7/2025), Ketua TP PKK Kukar, Andi Deezca Pravidia Aulia, secara resmi meluncurkan program keren yang dinamain “Perkakas Diri” – singkatan dari Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga Berkualitas dan Mandiri.
Acara launching ini digelar di Odah Etam, Tenggarong, dan disambut antusias para perempuan tangguh. Mereka ini adalah sosok luar biasa yang tiap hari jungkir balik buat ngurus anak sekaligus cari nafkah. Program ini hadir sebagai bentuk nyata dari Pemkab Kukar untuk ngebantu mereka biar bisa makin mandiri secara ekonomi, punya skill baru, bahkan bisa upgrade kemampuan digital dan usaha juga!
Ketua TP PKK Kukar bilang, “PEKKA itu adalah Wonder Women yang harus didampingin, bukan dibiarkan jalan sendiri.” Menurut dia, angka 46 ribu itu bukan cuma data doang, tapi kisah dari ribuan perempuan hebat yang butuh support beneran.
“Dengan Perkakas Diri ini, kita hadir langsung di tengah-tengah ibu-ibu hebat itu. Kita kasih akses pelatihan, pendampingan, juga jaringan usaha. Biar mereka nggak jalan sendiri lagi,” jelas Andi Deezca.
Program kece ini digagas bareng Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kukar, lewat reformer Hj. Chalimatus Saq’diah. Fokus utamanya jelas: bantu perempuan kepala keluarga di Kukar bisa survive, berkembang, dan jadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing.
Menurut Andi, PEKKA itu pahlawan yang sering banget harus nanggung semuanya sendirian: dari ngurus rumah, cari uang, ngadepin stigma sosial, sampai harus tetap waras di tengah semua tekanan itu. Makanya, lewat program ini mereka bakal dapet pelatihan usaha, pendampingan psikologis, sampe jejaring sosial yang bikin mereka makin kuat.
Nggak cuma itu, program ini juga jadi bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam pembangunan daerah. Andi juga ngajak semua warga Kukar buat ikutan dalam Gerakan Bersama, dengan semangat equality and responsibility. Dia juga ngajak semua perempuan Kukar biar terus berkarya dan berkembang.
“Ayo perempuan Kukar! Kita harus jadi sosok yang mandiri, inovatif, percaya diri, dan terus upgrade kualitas diri. Supaya bisa sejahterakan keluarga dan bantu wujudkan masa depan Kukar yang lebih keren,” tutupnya.
Program “Perkakas Diri” ini jadi bukti nyata kalau Kukar nggak tinggal diam lihat perjuangan para PEKKA. Langkah ini juga bisa jadi inspirasi buat daerah lain supaya lebih peduli dan gerak cepat bantu perempuan jadi lebih kuat dan mandiri.
Dengan support penuh dari Pemkab Kukar dan kolaborasi antar instansi, diharapkan para perempuan hebat ini bisa naik level — dari pejuang keluarga jadi pejuang ekonomi daerah. Yuk, terus dukung gerakan pemberdayaan perempuan biar makin banyak yang bisa berdiri tegak dan sejahtera bareng-bareng! (*)















