banner-sidebar
ADVDPRD SamarindaKaltimSamarinda

Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, DPRD Samarinda Buka Suara

Avatar
853
×

Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, DPRD Samarinda Buka Suara

Share this article

DPRD Samarinda Angkat Suara Soal Wacana Kenaikan Gaji Kepala Daerah

Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, DPRD Samarinda Buka Suara
Pelantikan kepala Daerah. Ft by Ist

Kaltimdaily.com, Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, akhirnya buka suara soal kabar kenaikan gaji kepala daerah yang sempat bikin heboh publik dan bahkan ikut disorot sama KPK.

Saat ditemui media, Rabu (18/6/2025), Novan bilang kalau isu itu masih sebatas wacana, belum ada keputusan resmi yang diketok palu.

Menurut politisi dari Fraksi Golkar ini, wacana awalnya malah bukan tentang kepala daerah, tapi dimulai dari usulan bantuan partai politik, terus merembet ke DPR dan kepala daerah.

“Itu baru tahap usulan aja, belum final,” ujar Novan dengan santai.

Ia juga menegaskan bahwa nggak semua usulan langsung bisa dieksekusi. Semuanya tetap harus melewati proses panjang, mulai dari pembahasan antar kementerian sampai kajian dari lembaga terkait.

“Namanya juga usulan, bebas aja. Kayak DPR RI juga pernah usul gaji guru dinaikkan jadi Rp25 juta. Tapi kan belum tentu langsung jalan,” tambahnya.

Nah, soal komentar KPK yang bilang kenaikan gaji belum tentu bisa bikin pejabat bebas dari korupsi, Novan cukup paham dengan kekhawatiran itu. Tapi dia bilang, pemerintah daerah nggak bisa gerak sendiri karena regulasinya masih harus nunggu arahan resmi dari pusat.

“Kita tunggu aja petunjuk teknisnya kayak gimana. Karena urusannya juga sama kementerian dan lembaga pusat,” ucapnya.

Pernyataan Novan ini jadi jawaban buat masyarakat yang mulai bertanya-tanya soal isu kenaikan gaji kepala daerah. Apalagi, rumor itu muncul di tengah pembahasan anggaran yang cukup sensitif belakangan ini.

Sebagai wakil rakyat, Novan juga ngingetin bahwa isu-isu seperti ini harus disikapi dengan kepala dingin. Semua usulan yang ada perlu dikaji dari berbagai sisi, biar nggak asal ketok dan malah jadi bumerang ke depan.

DPRD Kota Samarinda sendiri saat ini masih fokus ngawal isu-isu pendidikan, transportasi, dan pelayanan publik yang langsung nyentuh warga. Kalau pun nanti kenaikan gaji ini benar-benar jalan, harapannya bisa sejalan dengan peningkatan kinerja pejabat dan pelayanan yang makin berkualitas buat masyarakat Samarinda. (ADV/DPRDSMR/YN)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih