banner-sidebar
HealingKutai Kartanegara

Ekowisata Kukar Menguat, Kemunculan Pesut Mahakam Jadi Magnet Utama

Avatar
1122
×

Ekowisata Kukar Menguat, Kemunculan Pesut Mahakam Jadi Magnet Utama

Share this article
Pesut Mahakam. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Kukar – Desa Pela di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, terus memperkuat posisinya sebagai destinasi ekowisata sungai yang menarik perhatian wisatawan.

Kemunculan Pesut Mahakam yang kini lebih sering terlihat pada sore hari menjadi daya tarik utama bagi pengunjung yang ingin menikmati panorama sungai sekaligus menyaksikan mamalia air tawar langka tersebut.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kalimantan Timur, Restiawan Baihaqi, menyampaikan bahwa meningkatnya kemunculan pesut memberikan indikasi positif terhadap kondisi ekosistem sungai dan perkembangan sektor pariwisata. Ia menegaskan kematian dua ekor pesut yang sempat terjadi disebabkan faktor usia, bukan akibat aktivitas wisata di kawasan tersebut.

Baihaqi memberikan apresiasi kepada para motoris perahu yang beroperasi di sekitar Desa Pela karena telah menunjukkan kedisiplinan dalam menjaga keselamatan pesut. Para pengemudi perahu kini memperlambat laju saat melintas untuk menghindari risiko baling-baling mengenai satwa endemik tersebut, yang menjadi langkah penting dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Meskipun kondisi habitat di Desa Pela masih terjaga, populasi Pesut Mahakam tetap berada pada kategori rentan, dengan jumlah yang diperkirakan hanya 60 hingga 62 ekor. Baihaqi menilai lambatnya proses reproduksi menjadi tantangan dalam menjaga keberlangsungan populasi, sehingga aktivitas wisata harus selalu mengikuti prinsip ekowisata yang ketat.

Pengembangan Desa Pela sebagai desa wisata berbasis komunitas merupakan bagian dari implementasi Kebijakan Strategis Pariwisata melalui Jospol poin 5, yang memprioritaskan pemberdayaan masyarakat. Warga setempat kini mendapatkan manfaat ekonomi melalui layanan homestay, kuliner lokal, hingga jasa transportasi sungai yang dikelola bersama.

Selain itu, upaya ini juga sejalan dengan Jospol poin 8 yang berfokus pada revitalisasi Sungai Mahakam untuk mendukung transportasi dan pariwisata berkelanjutan. Pemerintah menilai Desa Pela menjadi contoh penerapan wisata sungai yang tetap menjaga keseimbangan ekologi dan mampu menarik wisatawan tanpa mengganggu habitat satwa.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berencana memperluas program pelatihan bagi masyarakat untuk meningkatkan kapasitas layanan wisata. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat citra Desa Pela sebagai destinasi unggulan berbasis konservasi.

Dengan semakin meningkatnya kesadaran warga dan dukungan kebijakan pemerintah, Desa Pela diproyeksikan mampu bersaing di tingkat nasional sebagai destinasi ekowisata sungai yang mengedepankan kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih