banner-sidebar
Samarinda

Bulog Pastikan Beras Samarinda Cukup, Warga Tenang Belanja

Avatar
988
×

Bulog Pastikan Beras Samarinda Cukup, Warga Tenang Belanja

Share this article

Kaltimdaily.com, Samarinda – Kabar baik nih buat warga Kota Samarinda! Bulog memastikan stok beras di gudang mereka masih aman banget sampai akhir 2025. Kepala Bulog Samarinda, Adi Januar, bilang kalau cadangan beras medium yang ada sekarang mencapai 8.900 ton. Jumlah ini cukup banget buat memenuhi kebutuhan masyarakat sampai akhir tahun, bahkan lebih.

Sampai Agustus 2025, Bulog udah berhasil menyalurkan sekitar 1.016 ton beras, atau sekitar 86 persen dari target. Jalur distribusinya juga banyak, mulai dari program pangan murah di kelurahan, lewat pengecer, koperasi Merah Putih, sampai ke pasar modern. Malah, buat jalur modern sekarang udah ada juknis khusus buat beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga (SPHP).

Soal harga, tenang aja, gak ada kenaikan kok. Buat wilayah distribusi II yang termasuk Samarinda, harga beras medium dipatok Rp11.300 per kilo dengan HET Rp13.100 per kilo, atau sekitar Rp65.500 per sak 5 kg. Nah, kalau di pasar murah malah lebih hemat lagi, cuma Rp55.000 per sak 5 kg.

Tapi ada hal yang harus diperhatiin, nih. Dari uji coba terhadap 17 merek beras premium yang dijual di pasaran, ternyata cuma 1 merek aja yang bener-bener sesuai standar premium. Sisanya, 16 merek lain dinilai gak lolos kualitas premium. Jadi, masyarakat diminta lebih bijak buat pilih beras, dan sebaiknya ngandelin stok beras medium dari Bulog yang udah jelas aman kualitasnya plus harganya terjangkau.

Adi juga meyakinkan warga Samarinda biar gak panik. “Stok yang tersedia udah cukup buat jaga pasokan sepanjang tahun, jadi gak perlu khawatir,” katanya. Dengan cadangan beras yang banyak, harga stabil, dan distribusi yang lancar, pasokan beras di Samarinda dijamin tetap aman sampai akhir tahun depan.

Kondisi ini sekaligus jadi bukti kalau program pemerintah lewat Bulog masih jadi andalan buat jaga ketahanan pangan, khususnya di Samarinda. Dengan pasokan yang terjaga, warga bisa tetap belanja beras dengan tenang tanpa takut harga melonjak.

Ke depan, pengawasan kualitas beras premium di pasaran juga diharapkan makin ketat. Harapannya, masyarakat gak cuma dapat beras dengan harga terjangkau, tapi juga kualitas terbaik buat kebutuhan sehari-hari. Jadi, aman, sehat, dan kantong pun tetap bersahabat. (*)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih