Seleksi PPPK Balikpapan 2024: 7 Peserta Gugur Gara-Gara Curang
Kaltimdaily.com, Balikpapan – Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Periode II Tahun 2024 di Balikpapan ternyata nggak cuma soal pinter ngerjain tes, tapi juga soal jaga nama baik dan integritas. Buktinya, BKPSDM Balikpapan baru aja nyabut kelulusan 7 peserta. Enam orang mundur dengan alasan pribadi, sementara satu orang ketahuan palsuin dokumen.
Kepala BKPSDM Balikpapan, Purnomo, cerita kalau kasus pemalsuan ini cukup parah. Peserta tersebut nyelipin tanda tangan atasan yang di-scan tanpa izin. Begitu ketahuan, kelulusannya langsung dibatalkan, walaupun sebelumnya udah diumumin lulus administratif.
“Seleksi PPPK itu bukan cuma ngetes kemampuan, tapi juga ngecek integritas. Kalau udah main curang, apalagi soal masa kerja yang nggak sesuai fakta, ya siap-siap gugur,” tegas Purnomo. Ia bahkan nyebutin contoh lain, ada peserta yang ngakunya udah kerja 2 tahun, padahal data gajinya nunjukin baru setahun lebih.
Lebih lanjut, Purnomo bilang kalau atasan yang dirugiin mau, kasus ini bisa dibawa ke jalur hukum. Tapi walaupun si atasan santai, peserta yang ketahuan tetep nggak bakal diangkat jadi PPPK.
Dari total 353 peserta seleksi PPPK Balikpapan, BKPSDM janji bakal lebih ketat lagi ngecek semua dokumen. Tujuannya biar proses rekrutmen di Balikpapan tetap transparan, akuntabel, dan sesuai aturan yang berlaku.
Pemkot Balikpapan berharap langkah tegas ini bisa jadi pelajaran berharga buat semua peserta. Mereka mau yang lolos cuma orang-orang yang bener-bener berintegritas dan punya kemampuan kerja mumpuni.
Langkah ini juga jadi sinyal keras kalau Pemkot Balikpapan nggak main-main soal kualitas aparatur sipil negara. Mereka nggak mau ada pegawai yang masuk lewat jalur curang, karena ujung-ujungnya bisa nurunin citra pelayanan publik.
Ke depan, warga Balikpapan diharapkan ikut mengawasi jalannya seleksi PPPK. Dengan begitu, proses rekrutmen bukan cuma jadi tanggung jawab pemerintah, tapi juga jadi bentuk partisipasi aktif masyarakat buat wujudkan pemerintahan yang bersih dan profesional di Balikpapan. (*)















