Kaltimdaily.com, Tekno – Pada 21 Agustus 2025, Chey Tae-won, Ketua SK Group, ngobrol bareng Bill Gates, Ketua Gates Foundation, buat ngediskusiin kolaborasi strategis di sektor energi dan bioteknologi. Topik yang diangkat termasuk pengembangan reaktor modular kecil (SMR) dan vaksin. Pertemuan seru ini diadakan di Gedung SK Serin, Seoul, dan ada juga Choi Yoon-jung, anak pertama Chey, yang jadi Kepala Pengembangan Bisnis di SK Bioscience.
Dalam pertemuan tersebut, mereka ngobrolin soal kerjasama dalam pengembangan teknologi SMR dari TerraPower, perusahaan yang dibikin oleh Bill Gates pada 2008. SK Group jadi pemegang saham terbesar kedua di TerraPower, jadi nggak heran kalau Chey sangat optimis kalau Korea dan SK bisa punya peran besar dalam komersialisasi SMR. Teknologi ini punya keunggulan dalam hal keselamatan, efisiensi, dan tentunya lebih ramah lingkungan.
Tanggal 22 Agustus 2025, mereka lanjut pertemuan di Conrad Hotel, Seoul, buat ngobrol lebih dalam soal rencana kerjasama lanjutan.
Di sini, SK dan TerraPower nunjukin progres mereka dalam pengembangan teknologi SMR dan kolaborasi mereka sama Korea Hydro & Nuclear Power buat bangun reaktor komersial pertama. Reaktor Natrium yang lagi dikembangin punya teknologi keselamatan canggih dan bisa ngatur output energi dengan fleksibel, jadi cocok banget buat dipadukan sama energi terbarukan.
SK juga minta dukungan dari Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi Korea buat dorong partisipasi swasta dan memperkuat kemitraan global. Pasar SMR diprediksi bakal berkembang pesat banget, mencapai ratusan triliun won pada 2040. SK Inc. dan SK Innovation udah investasikan $250 juta di TerraPower sejak Agustus 2022 buat terus kerja sama di komersialisasi teknologi SMR.
Proyek pembangunan pabrik SMR komersial pertama di dunia yang dikerjakan oleh TerraPower di Wyoming lagi berjalan dengan dukungan penuh dari pemerintah AS, dan mereka targetkan proyek ini bakal selesai pada 2030. (*)

















