banner-sidebar
Tekno

Jolla Phone 2025: Smartphone dengan Sistem Operasi Linux dan Fitur Privasi Unggulan

Avatar
1134
×

Jolla Phone 2025: Smartphone dengan Sistem Operasi Linux dan Fitur Privasi Unggulan

Share this article
Jolla Phone. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Tekno – Jolla, perusahaan teknologi asal Finlandia, baru-baru ini meluncurkan smartphone terbaru mereka, Jolla Phone, yang mengusung sistem operasi berbasis Linux, Sailfish 5.

Ponsel ini dirancang khusus untuk pengguna yang mengutamakan privasi, dengan fitur utama yang menjamin tidak ada pelacakan data atau pengiriman informasi tersembunyi. Salah satu fitur unggulan dari Jolla Phone adalah tombol privasi fisik yang memungkinkan pengguna untuk menonaktifkan mikrofon, kamera, dan berbagai fitur lainnya dengan sekali tekan, memastikan perlindungan privasi yang maksimal.

Jolla Phone menjadi ponsel kedua yang dirilis oleh perusahaan ini setelah peluncuran ponsel pertama mereka pada tahun 2013. Meskipun tidak menggunakan sistem operasi Android, Jolla Phone tetap mendukung aplikasi Android, memberi fleksibilitas bagi pengguna yang menginginkan aplikasi-aplikasi Android namun tetap menjaga kontrol atas privasi mereka.

Pengguna juga bebas menghapus layanan Google kapan saja tanpa harus mengorbankan pengalaman penggunaan.

Ponsel ini hadir dengan layar AMOLED 6,36 inci beresolusi Full HD dan kerapatan piksel 390 ppi. Ditenagai oleh chipset MediaTek (jenis chip belum dijelaskan), Jolla Phone dibekali dengan RAM 12 GB dan penyimpanan internal 256 GB yang dapat diperluas dengan kartu microSD.

Untuk urusan fotografi, Jolla Phone memiliki kamera utama 50 MP, kamera ultrawide 13 MP, serta kamera depan yang terletak di poni layar (resolusi kamera depan belum disebutkan). Baterainya juga cukup besar, dengan kapasitas 5.500 mAh yang dapat dilepas dan diganti oleh pengguna.

Selain itu, Jolla Phone dilengkapi dengan pemindai sidik jari di sisi ponsel, dukungan NFC, konektivitas 5G, dan slot dual SIM. Sistem operasi Sailfish 5 yang terpasang dijanjikan akan mendapatkan pembaruan minimal selama lima tahun, memberikan keamanan dan kestabilan dalam penggunaan jangka panjang.

Dengan harga 499 euro (sekitar Rp 6,9 juta), Jolla Phone ditargetkan akan diproduksi setelah mencapai 2.000 unit pemesanan sebelum 4 Januari 2026, dan pengiriman diperkirakan dimulai pada akhir semester 2026. Ponsel ini akan tersedia di beberapa negara Eropa seperti Inggris, Norwegia, dan Swiss, dengan kemungkinan ekspansi ke negara lain di masa mendatang.

Ponsel dengan sistem operasi alternatif seperti Jolla Phone memberikan pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan kontrol lebih atas data pribadi mereka.

Dengan mengutamakan privasi, ponsel ini menjadi solusi yang relevan di tengah meningkatnya kekhawatiran terkait pelacakan data pengguna oleh berbagai layanan besar. Selain itu, dengan dukungan terhadap aplikasi Android, Jolla Phone memberikan kenyamanan tanpa mengorbankan kebebasan privasi.

Di masa depan, semakin banyak pengguna yang mungkin tertarik untuk beralih ke perangkat yang lebih aman dan lebih dapat diandalkan, yang menjadikan Jolla Phone sebagai opsi menarik di pasar smartphone global. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih