Kaltimdaily.com, Berau – Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan dengan penyelenggaraan Road Race Bupati Cup 2025 pada 4–5 Oktober mendatang. Event balap motor ini merupakan rangkaian Kejurprov Road Race Seri ke-7 Kalimantan Timur, yang digagas oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) Berau bersama Pemerintah Kabupaten Berau.
Ketua IMI Berau, Noviar Ridwan, menegaskan bahwa ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi balap, melainkan juga wadah pembinaan atlet muda berbakat. Ia menyebutkan, Road Race Bupati Cup 2025 diharapkan dapat menjadi ruang positif dan aman bagi generasi muda pecinta otomotif, sekaligus upaya untuk menekan maraknya balap liar yang meresahkan masyarakat.
Meski mendapat antusias tinggi, Noviar mengakui bahwa tantangan terbesar adalah ketiadaan sirkuit permanen di Berau. Kondisi ini memaksa panitia menggunakan lintasan non permanen di kawasan perkotaan, yang memiliki keterbatasan dari sisi keamanan. Menurutnya, pembangunan sirkuit permanen sangat dibutuhkan sebagai solusi jangka panjang, sekaligus membuka peluang sport tourism yang berpotensi meningkatkan perekonomian daerah.
Keberadaan Road Race Bupati Cup 2025 juga menjadi simbol bahwa Berau memiliki potensi besar dalam dunia otomotif. Namun, dukungan pemerintah daerah dan sektor swasta dinilai penting agar olahraga otomotif di Berau dapat berkembang secara berkelanjutan.
Selain sebagai ajang adu keterampilan, event ini diproyeksikan mampu mendatangkan wisatawan dan pecinta otomotif dari berbagai daerah. Hal tersebut diyakini akan berdampak positif bagi UMKM lokal, mulai dari sektor kuliner hingga perhotelan.
Dengan digelarnya Road Race Bupati Cup 2025, Berau tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai daerah yang serius mengembangkan olahraga otomotif. Harapan besar kini tertuju pada sinergi pemerintah, swasta, dan komunitas agar ke depan Berau memiliki sirkuit berstandar nasional yang mampu mengangkat nama daerah di kancah otomotif lebih luas. (*)

















