Kaltimdaily.com, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp16 miliar dalam APBD Perubahan 2025 untuk mendukung program Beasiswa Kukar Idaman tahap II. Beasiswa ini mencakup jenjang pendidikan SMA, pesantren, serta mahasiswa S1, S2, dan S3. Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menegaskan bahwa meskipun terdapat pengurangan anggaran daerah, program beasiswa tetap menjadi prioritas utama dalam perubahan anggaran tahun ini.
Aulia Rahman Basri menjelaskan bahwa komitmen dari pihak eksekutif dan legislatif sangat penting untuk memastikan kelangsungan program ini. “Beasiswa tetap ada, meskipun pembahasan anggaran menjadi ranah DPRD Kukar,” katanya. Ia juga meyakinkan bahwa pembahasan anggaran di DPRD Kukar akan tetap berjalan sesuai dengan rencana. Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, menambahkan bahwa pihaknya sangat memahami kebutuhan beasiswa bagi mahasiswa dan DPRD Kukar juga memberikan dukungan penuh untuk kelancaran program tersebut.
Dalam pertemuan dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), pihak Pemkab Kukar membahas langkah-langkah konkret untuk mempercepat pencairan beasiswa. Ketua BEM Unikarta, Muhammad Ibnu Ridho, menyampaikan bahwa hasil pertemuan ini akan menjadi dasar untuk mempercepat komunikasi dengan DPRD Kukar, guna memastikan bahwa beasiswa dapat segera dicairkan setelah proses pembahasan anggaran selesai.
Dengan alokasi anggaran yang mencapai Rp16 miliar, Pemerintah Kabupaten Kukar berharap dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi dunia pendidikan di daerah ini, khususnya bagi mahasiswa yang membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Keberlanjutan program beasiswa ini diharapkan dapat meringankan beban pendidikan bagi masyarakat, serta membuka peluang bagi lebih banyak anak muda di Kutai Kartanegara untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan adanya dukungan pemerintah, para mahasiswa diharapkan dapat fokus pada studi mereka tanpa khawatir akan biaya pendidikan yang kerap menjadi kendala.
Selain itu, Pemkab Kukar juga berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk universitas dan lembaga pendidikan lainnya, untuk memastikan bahwa program-program pendidikan di daerah ini dapat berjalan optimal. Pemkab Kukar meyakini, dengan adanya beasiswa ini, mereka dapat berperan aktif dalam menciptakan generasi yang lebih berpendidikan dan siap menghadapi tantangan di masa depan. (*)

















