banner-sidebar
Berau

Baznas Gencar Lawan Stunting di Berau Lewat Program Rumah Sehat

Avatar
734
×

Baznas Gencar Lawan Stunting di Berau Lewat Program Rumah Sehat

Share this article
Rumah Sehat Anak. Ft by Ist

Kaltimdaily.com, Berau – Masalah stunting masih jadi perhatian serius di Kabupaten Berau. Buat ngatasin itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) lewat program Rumah Sehat Baznas (RSB) terus ngegas dengan layanan kesehatan gratis buat keluarga, terutama ibu dan anak.

Menurut Saidah Sakwan, Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, warga Berau nunjukin respon yang positif banget. Layanan RSB di sini nggak cuma fokus ke pemeriksaan fisik kayak timbang berat badan, ukur tinggi, sama lingkar kepala balita, tapi juga kasih edukasi soal pentingnya merawat gigi dan mulut. Semua ini jadi langkah awal biar anak-anak bisa tumbuh sehat tanpa hambatan stunting.

Nggak berhenti di situ, ada juga stimulasi tumbuh kembang anak dan pembagian makanan tambahan bergizi kayak bubur kacang hijau buat balita. Ibu-ibu pun kebagian perhatian lewat layanan pemeriksaan gizi, cek lab sederhana, sampai penyuluhan pola hidup sehat. Bahkan, mereka juga dapat sikat gigi gratis buat edukasi kebersihan mulut.

Saidah bilang, kalau program ini dijalankan rutin di Berau, manfaatnya bakal makin terasa. Selain bikin orang tua makin ngerti cara ngerawat anak, masyarakat juga jadi lebih aware pentingnya kesehatan gigi dan mulut, plus paham gimana stimulasi yang tepat biar tumbuh kembang anak makin optimal.

Buat diketahui, Rumah Sehat Baznas ini emang jadi program nasional yang digarap serius. Sampai sekarang, udah ada 25 titik layanan di 16 provinsi. Nggak berhenti di situ, Baznas lagi ngebangun enam RSB baru di Jambi, Sulbar, Jabar, Jakarta, sampai Gorontalo. Semua demi bikin akses kesehatan gratis makin merata.

Harapannya, lewat penguatan program ini angka stunting di Berau bisa turun drastis. Sekaligus bikin masyarakat makin peduli sama gaya hidup sehat dan paham pentingnya investasi kesehatan buat generasi masa depan.

Gerakan ini nunjukin kalau isu stunting bukan cuma masalah medis, tapi juga soal edukasi dan kesadaran. Kalau warga Berau terus aktif ikut program RSB, bukan nggak mungkin daerah ini bisa jadi contoh sukses pencegahan stunting di Kaltim.

Ke depan, konsistensi program kayak gini bakal jadi kunci. Baznas bareng masyarakat Berau punya peluang gede buat nunjukin ke daerah lain, kalau kolaborasi bisa jadi senjata ampuh lawan stunting sekaligus ningkatin kualitas hidup bareng-bareng. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih