banner-sidebar
Balikpapan

Balikpapan Rayakan Tahun Baru dengan Doa Bersama dan Aksi Sosial

Avatar
1027
×

Balikpapan Rayakan Tahun Baru dengan Doa Bersama dan Aksi Sosial

Share this article
Ilustrasi. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan memilih pendekatan berbeda dalam menyambut pergantian tahun 2025.

Wali Kota Rahmad Mas’ud mengajak masyarakat untuk merayakan malam tahun baru dengan kegiatan yang lebih bermakna, yakni pengajian, doa bersama, dan makan bersama di masjid, menggantikan pesta kembang api yang biasa dilakukan.

Menurut Rahmad, tahun baru merupakan waktu yang tepat untuk refleksi diri dan memperkuat kebersamaan antarwarga. Ia menegaskan bahwa perayaan sebaiknya tidak berfokus pada kemeriahan berlebihan, tetapi pada doa dan dzikir bersama, yang diharapkan dapat membawa keberkahan bagi Kota Balikpapan.

“Lebih baik kita sambut tahun baru dengan doa agar membawa keberkahan bagi kota ini,” ujarnya, Selasa (30/12/2025).

Selain itu, ajakan ini juga sejalan dengan aksi nyata dari pemerintah dan masyarakat Balikpapan untuk berkontribusi pada kepedulian sosial. Kota Balikpapan berhasil mengumpulkan dana bantuan sebesar Rp5 miliar yang akan disalurkan kepada korban bencana di Aceh dan beberapa daerah di Sumatera.

Dari total tersebut, sekitar Rp3 miliar berasal dari dana hibah Pemkot Balikpapan, sementara Rp2 miliar lainnya merupakan donasi yang dihimpun dari para guru, komunitas, organisasi sosial, dan warga setempat.

“Ini adalah bukti nyata solidaritas warga Balikpapan. Kami tidak hanya berempati, tetapi juga memastikan bahwa bantuan ini sampai ke tangan yang membutuhkan,” tutur Rahmad. Bantuan kemanusiaan ini dijadwalkan akan dikirim langsung ke Aceh pada Januari 2026, dengan perwakilan dari Balikpapan yang akan menyerahkannya secara langsung.

Rahmad berharap semangat kepedulian ini terus tumbuh di setiap momentum penting, termasuk dalam menyambut tahun baru. Menurutnya, pesta kembang api dan euforia sesaat tidak sebanding dengan makna berbagi dan berdoa bersama demi kebaikan bersama.

“Tahun baru bukan hanya soal perayaan, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat nilai kemanusiaan dan solidaritas. Mari jadikan malam pergantian tahun ini sebagai momen penuh makna,” katanya.

Saat banyak kota lainnya merayakan dengan pesta kembang api dan hiruk-pikuk, Balikpapan mengambil langkah berbeda dengan mengutamakan kebersamaan dan doa. Ini adalah pesan sederhana namun penuh makna, bahwa menyambut tahun baru bukan hanya soal perayaan, melainkan juga refleksi dan tindakan nyata untuk kebaikan bersama.

Dengan semangat gotong royong, Balikpapan terus menunjukkan bahwa keberagaman dan kepedulian sosial adalah inti dari kebahagiaan yang sesungguhnya. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih