banner-sidebar
Balikpapan

Bacitra Balikpapan Tembus Bandara Sepinggan, Okupansi Penumpang Tembus 90 Persen

Avatar
794
×

Bacitra Balikpapan Tembus Bandara Sepinggan, Okupansi Penumpang Tembus 90 Persen

Share this article
Bus Bacitra. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Balikpapan – Layanan transportasi umum Balikpapan City Trans (Bacitra) kini resmi terintegrasi dengan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan sejak 9 Maret 2026. Dengan koneksi ini, masyarakat maupun penumpang pesawat dapat memanfaatkan Bacitra sebagai sarana transportasi dari dan menuju bandara di Kota Balikpapan.

Titik penjemputan dan penurunan penumpang Bacitra ditempatkan di kawasan terminal lama bandara. Lokasi tersebut dipilih untuk mempermudah akses masyarakat yang membutuhkan transportasi publik menuju pusat kota maupun kawasan lainnya di Balikpapan.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Kalimantan Timur, Renhard Ronald, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Balikpapan atas kesiapannya dalam mengembangkan sistem transportasi umum yang lebih modern dan terintegrasi.

Menurutnya, pemerintah daerah menunjukkan kesiapan yang cukup matang untuk mengambil alih pengelolaan layanan Bacitra pada Juli 2027 mendatang. Sebagai unit pelaksana teknis di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, BPTD memastikan akan terus memberikan dukungan dalam pengembangan transportasi publik di Balikpapan.

Selain integrasi dengan bandara, pengembangan jaringan Bacitra juga diarahkan untuk terhubung dengan berbagai pusat aktivitas masyarakat. Salah satu rencana utama adalah memperluas akses menuju Pelabuhan Semayang.

Integrasi tersebut diharapkan mampu memudahkan mobilitas penumpang kapal maupun masyarakat yang beraktivitas di kawasan pelabuhan. Dengan konektivitas yang lebih baik, transportasi umum di Balikpapan dapat menjadi pilihan utama bagi warga.

BPTD juga tengah menjalin komunikasi dengan pengelola Plaza Balikpapan agar armada Bacitra memiliki akses khusus hingga ke area lobi pusat perbelanjaan tersebut. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang sekaligus memperkuat citra transportasi umum yang modern dan ramah pengguna.

Jika masyarakat dapat naik dan turun di lokasi yang nyaman dengan jadwal keberangkatan yang jelas, minat menggunakan transportasi publik di Balikpapan diperkirakan akan semakin meningkat.

Dari sisi operasional, kinerja layanan Bacitra menunjukkan hasil yang positif. Tingkat keterisian penumpang saat ini bahkan telah melampaui 90 persen, yang berarti sebagian besar perjalanan bus hampir selalu dalam kondisi penuh.

Ke depan, pengembangan rute Bacitra juga akan terus diperluas. Penambahan koridor dan armada direncanakan untuk menjangkau kawasan Balikpapan Barat, Balikpapan Timur, hingga Balikpapan Utara agar semakin banyak warga dapat menikmati layanan transportasi publik.

Penguatan sistem transportasi publik dinilai membawa berbagai dampak positif bagi Kota Balikpapan. Selain mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi, penggunaan angkutan umum juga berpotensi mengurangi kemacetan serta menekan emisi gas buang di perkotaan.

Dengan sistem transportasi yang semakin terintegrasi, Balikpapan diharapkan mampu menjadi contoh kota dengan layanan mobilitas publik yang modern di Kalimantan Timur. Kehadiran Bacitra yang terhubung dengan berbagai pusat aktivitas juga diharapkan menjadikan transportasi umum sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat perkotaan. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih