Kaltimdaily.com, Kubar – Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kutai Barat (Kubar) untuk pertama kalinya turun langsung ke lapangan melakukan seleksi dan penjaringan pemain. Agenda ini dipersiapkan menghadapi Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2025.
Sekretaris Askab PSSI Kubar, Suwanto, menyampaikan bahwa proses seleksi dilakukan melalui metode road show di lima zona berbeda. Sebanyak tujuh orang tim scouting berlisensi diturunkan untuk menilai kemampuan sekaligus mencari bibit unggul dari para pemain muda di Kubar.
“Kami dari pengurus hanya mendampingi. Proses seleksi dilakukan langsung oleh tim scouting yang memang sudah profesional dan memiliki lisensi,” jelas Suwanto, Jumat (5/9/2025).
Rangkaian seleksi terbagi dalam lima zona. Zona 1 meliputi Kecamatan Barong Tongkok, Melak, Sekolaq Darat, Mook Manaar Bulatn, dan Nyuatan yang digelar di Stadion Swalas Gunaq pada 14 September 2025. Zona 2 mencakup Linggang Bigung, Tering, dan Long Iram yang berlangsung di Lapangan Sari Jaya Linggang Bigung pada 13 September 2025. Zona 3 diperuntukkan Kecamatan Muara Pahu dan Penyinggahan di Lapangan Portsal Tanjung Laong, Muara Pahu pada 31 Agustus 2025. Zona 4 melibatkan Kecamatan Jempang dan Bongan di Lapangan Ambau Salim Jambuk Makmur pada 24 Agustus 2025. Sementara itu, Zona 5 mencakup Muara Lawa, Damai, Siluq Ngurai, dan Bentian Besar di Lapangan Janulen Lambing, Muara Lawa pada 7 September 2025.
Ketua Askab PSSI Kubar, Teddy Rakhmat, turut meninjau langsung jalannya seleksi di Muara Pahu. Menurut Suwanto, sistem pembagian zona ini dipilih agar seluruh potensi pemain di pelosok Kubar mendapat kesempatan yang sama.
“Artinya tidak hanya terpusat di ibu kota kabupaten, tapi semua mendapat kesempatan sesuai potensinya,” ujarnya.
Setelah penjaringan di lima zona selesai, proses seleksi lanjutan akan digelar untuk memilih pemain terbaik. Dari puluhan peserta yang lolos, nantinya akan disaring menjadi 25 pemain inti. Seleksi tahap akhir ditargetkan selesai pada pertengahan hingga akhir September 2025. Selanjutnya, tim inti akan mengikuti pemusatan latihan (Training Center) mandiri pada Oktober hingga November 2025, sebelum bertanding di BK Porprov Kaltim bulan Desember.
Dengan sistem seleksi yang menyeluruh, Askab PSSI Kubar berharap dapat menemukan talenta-talenta muda yang mampu membawa nama baik daerah. Keterlibatan tim scouting profesional juga diharapkan meningkatkan kualitas seleksi sehingga para pemain yang terpilih benar-benar memiliki kemampuan kompetitif.
Lebih dari sekadar persiapan menuju Porprov, agenda ini menjadi ajang pembinaan jangka panjang sepak bola di Kutai Barat. Jika sistem ini berjalan konsisten, Kubar berpeluang melahirkan generasi pesepakbola yang bisa bersaing tidak hanya di level provinsi, tetapi juga nasional. (*)

















