banner-sidebar
Balikpapan

Aksi Nekat di Balikpapan, Penolakan Jukir Picu Pelemparan Botol

Avatar
697
×

Aksi Nekat di Balikpapan, Penolakan Jukir Picu Pelemparan Botol

Share this article
Rekaman CCTV di Lokasi. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Balikpapan – Insiden pelemparan benda mudah terbakar terjadi di Balikpapan dan menggegerkan warga.

Peristiwa tersebut menyasar sebuah toko buah di kawasan Jalan Mulawarman RT 07, Kelurahan Manggar Baru, Kecamatan Balikpapan Timur, pada Kamis (19/3/2026) malam.

Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, menjelaskan kejadian itu berlangsung sekitar pukul 21.45 WITA. Aparat dari Polsek Balikpapan Timur segera bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi setelah menerima laporan masyarakat.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi mengamankan seorang pria berinisial AS (27), yang diketahui merupakan warga sekitar di Balikpapan. Pelaku diduga nekat melakukan aksinya setelah keinginannya untuk menjadi juru parkir di toko tersebut tidak mendapat persetujuan dari pemilik usaha.

Setelah sempat meninggalkan lokasi, pelaku kembali beberapa saat kemudian dengan membawa sebuah botol yang kemudian dilemparkan ke arah toko. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, botol tersebut merupakan wadah minuman yang telah dimodifikasi dan diisi bahan mudah terbakar, sehingga memicu percikan api saat pecah.

Beruntung, insiden di Balikpapan ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan signifikan. Api yang muncul dari pecahan botol dapat segera dikendalikan sehingga tidak meluas ke bagian bangunan lainnya.

Pihak kepolisian juga menduga faktor emosional turut memengaruhi tindakan pelaku. Sebelumnya pada hari yang sama, AS diketahui sempat terlibat perselisihan dengan pengendara lain dan sempat diamankan oleh aparat.

Saat ini, kepolisian di Balikpapan masih mendalami kondisi psikologis pelaku guna memastikan motif secara menyeluruh. Koordinasi juga dilakukan dengan pihak keluarga serta tenaga medis untuk memberikan pendampingan lebih lanjut.

Polisi memastikan situasi di lokasi kejadian telah kembali aman dan terkendali. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pengendalian emosi dalam menghadapi persoalan sehari-hari. Tindakan spontan yang tidak terkendali berpotensi menimbulkan dampak hukum serta membahayakan keselamatan orang lain.

Ke depan, aparat kepolisian di Balikpapan berkomitmen meningkatkan patroli serta pengawasan di kawasan permukiman dan pusat aktivitas warga.

Langkah ini diharapkan mampu mencegah kejadian serupa sekaligus menjaga situasi keamanan tetap kondusif. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih