banner-sidebar
Kutai Kartanegara

Aksi Mahasiswa Kukar Soroti Pemangkasan Beasiswa Kukar Idaman

Avatar
808
×

Aksi Mahasiswa Kukar Soroti Pemangkasan Beasiswa Kukar Idaman

Share this article
Saat rombongan mahasiswa sambangi kantor Pemkab Kukar. Ft by Ist

Puluhan Mahasiswa Demo di Kantor Bupati Kukar Gara-Gara Beasiswa Dipotong

Kaltimdaily.com, Kukar – Kutai Kartanegara (Kukar) lagi panas nih, guys! Kamis (14/8/2025), puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kukar Menggugat turun ke jalan dan ngumpul di depan Kantor Bupati Kukar. Mereka protes karena ada isu pemangkasan nominal Program Beasiswa Kukar Idaman yang selama ini jadi kebanggaan warga Kukar buat dukung pendidikan.

Menariknya, Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin nggak cuma nerima laporan dari staf, tapi langsung nyamperin para mahasiswa di halaman kantor. Rendi bilang kalau kritik dari mahasiswa itu ibarat “vitamin” buat pemerintah biar terus berbenah.

“Alhamdulillah, kami menyambut baik orasi dari teman-teman mahasiswa. Ini bikin semangat kita makin naik buat evaluasi keseluruhan pelaksanaan Program Beasiswa Kukar Idaman,” kata Rendi di depan massa.

Ternyata, tahun ini jumlah pendaftar beasiswa di Kukar pecah rekor! Dari lebih 9.000 pendaftar, cuma sekitar 4.000 yang lolos. Nah, masalahnya, dana yang ada nggak seimbang sama jumlah penerima. Anggaran murni 2025 cuma sekitar Rp8 miliar, sedangkan kebutuhan idealnya tembus Rp20,5 miliar biar semua penerima bisa dibayar full sesuai nominal yang diharapkan.

Makanya, Pemkab Kukar lagi nyari jalan keluar. Mulai dari evaluasi mekanisme penyaluran, nyari tambahan dana, sampai opsi pembayaran bertahap. Rendi bilang, apa pun caranya, yang penting penerima beasiswa tetap dapat haknya.

Aksi ini jadi alarm keras buat pemerintah Kukar supaya lebih transparan dan mateng nyiapin anggaran pendidikan. Apalagi minat warga Kukar buat daftar beasiswa makin tinggi tiap tahun.

Kalau Pemkab Kukar berhasil nyelesain masalah ini, bukan cuma mahasiswa yang senang, tapi juga citra pemerintah bakal naik di mata publik. Transparansi dan kejelasan anggaran bisa bikin warga makin percaya sama program pemerintah.

Sebaliknya, kalau masalah ini molor, bisa-bisa kepercayaan publik menurun dan mahasiswa bakal lebih sering turun ke jalan. Harapannya, Pemkab Kukar bisa kasih keputusan cepat dan solusi yang win-win buat semua pihak. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih