banner-sidebar
KaltimSamarinda

Transparansi PPDB: Satgas SPMB Siap Kawal Penerimaan Siswa Baru

Avatar
754
×

Transparansi PPDB: Satgas SPMB Siap Kawal Penerimaan Siswa Baru

Share this article
Transparansi PPDB: Satgas SPMB Siap Kawal Penerimaan Siswa Baru
Andi Harun. Ft by Yana

Kaltimdaily.com, Samarinda – Penerimaan siswa baru di Samarinda bakal lebih transparan dan bebas dari drama ‘titipan’. Soalnya, Pemerintah Kota Samarinda bareng DPRD akhirnya resmi bentuk Satuan Tugas (Satgas) buat ngawasin proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025.

Rapat pembentukan Satgas SPMB ini digelar Kamis (19/6/2025) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Samarinda lantai 2. Rapatnya dipimpin langsung oleh Wali Kota Andi Harun dan dihadiri pimpinan serta anggota dewan, termasuk Dinas Pendidikan.

Wali Kota Andi Harun bilang ke wartawan, pembentukan Satgas ini tujuannya biar PPDB berjalan fair, jujur, dan sesuai aturan. “Kita mau pastikan semua proses penerimaan siswa berlangsung transparan, nggak ada lagi permainan titipan,” tegasnya.

Satgas ini bakal fokus mengawasi penerapan Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025, yang ngatur empat jalur masuk: jalur domisili (alias zonasi), afirmasi, prestasi, dan perpindahan tugas orang tua.

Menurut Andi, langkah ini juga bagian dari tindak lanjut Surat Edaran KPK Nomor 7 Tahun 2004, yang isinya soal pencegahan gratifikasi dan potensi korupsi dalam sistem PPDB. “Kami udah lapor ke KPK, biar semua proses ini terbuka dan sesuai aturan,” jelasnya.

Ia juga minta publik nggak perlu baper atau curiga berlebihan soal Satgas ini. Karena murni niatnya biar penerimaan murid baru nggak dikacauin oknum-oknum yang pengin ‘nyelipin’ siswa ke sekolah favorit lewat jalur belakang.

“Negara udah jamin hak anak-anak buat sekolah. Nggak perlu maksa masuk ke sekolah tertentu lewat jalan belakang. Kalau semua ikut aturan, semua anak bakal dapet haknya,” tutup Andi Harun.

Dengan terbentuknya Satgas SPMB ini, Samarinda jadi salah satu kota yang serius menjadikan pendidikan bersih dan adil sebagai prioritas. Harapannya, sistem PPDB bisa lebih dipercaya, dan anak-anak nggak lagi jadi korban sistem yang nggak sehat.

Satgas ini juga jadi simbol kalau Pemkot siap berubah ke arah yang lebih transparan. Bukan cuma slogan, tapi aksi nyata buat jaga keadilan dan integritas pendidikan dari akar. (YN)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih