banner-sidebar
Kutai Kartanegara

Peningkatan Produksi Padi di Kukar: Pemanfaatan Drone dan Alsintan

Avatar
933
×

Peningkatan Produksi Padi di Kukar: Pemanfaatan Drone dan Alsintan

Share this article
Mesin Pertanian Modern. Ft by ist

Kaltimdaily.com, KUKARPemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus berupaya memajukan sektor pertanian, khususnya produksi padi, melalui penerapan teknologi modern.

Salah satu langkah yang diambil adalah pemberian bantuan alat mesin pertanian (alsintan) canggih, termasuk drone penyemprot, mesin pengolahan sawah, dan alat panen padi. Program ini telah dimulai sejak tahun lalu dan dilaksanakan melalui kerja sama Pemkab Kukar dengan sejumlah pihak, seperti Kementerian Pertanian dan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menekankan pentingnya modernisasi dalam sektor pertanian untuk meningkatkan efisiensi kerja para petani. Untuk itu, Pemkab Kukar memberikan bantuan alsintan disertai dengan pelatihan tentang penggunaan alat tersebut. Beberapa jenis alsintan yang telah disalurkan meliputi drone pertanian, rotary tiller, rotavator, dan combine harvester.

Melalui langkah ini, Pemkab Kukar bertujuan untuk mendukung kelangsungan dan peningkatan produksi padi di daerahnya. Pada tahun 2023, Kabupaten Kukar menghasilkan 115,10 ribu ton gabah kering giling (GKG).

Produksi padi di Kukar semakin meningkat pada tahun 2024, mencatatkan angka 122,94 ribu ton GKG. Sementara itu, pada tahun 2025, total produksi padi di Kalimantan Timur mencapai 270,87 ribu ton GKG, dengan kontribusi terbesar berasal dari Kukar, yaitu 110,87 ribu ton GKG, yang menunjukkan kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain Kutai Kartanegara, kabupaten lain seperti Paser dan Penajam Paser Utara juga berkontribusi besar terhadap produksi padi di Kalimantan Timur. Kabupaten Paser menyumbang 67,65 ribu ton GKG, sementara Penajam Paser Utara menyumbang 47,58 ribu ton GKG meskipun ada sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Sebagai wujud komitmen Pemkab Kukar terhadap kesejahteraan petani, Bupati Kukar menyerahkan combine harvester kepada kelompok tani di Desa Semangko, Kecamatan Marangkayu.

Desa Semangko, yang memiliki luas sawah sekitar 500 hektare, kini dilengkapi dengan tiga unit combine harvester, yang dapat mengakomodasi hingga 50 hektare sawah per kali panen. Bupati Kukar berpesan agar alat tersebut dijaga dengan baik, sehingga dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian di desa tersebut.

Langkah-langkah yang diambil Pemkab Kukar ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi sektor pertanian, terutama bagi para petani lokal. Dengan teknologi yang lebih efisien dan alat yang memadai, diharapkan produksi padi akan terus meningkat, memberikan keuntungan yang lebih besar bagi petani, serta mendukung ketahanan pangan di Kutai Kartanegara.

Ke depannya, Pemkab Kukar akan terus berinovasi dengan berbagai program yang mendukung kemajuan sektor pertanian guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih