Kaltimdaily.com, Balikpapan – Warga Kota Balikpapan digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di kawasan RT 86, Kelurahan Gunung Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Senin malam (6/4/2026). Peristiwa ini langsung memicu respons cepat dari aparat gabungan yang turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.
Di Balikpapan, Tim Respons Bencana dari Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur segera bergerak setelah menerima laporan. Setibanya di lokasi, petugas langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) yang sempat dipadati warga. Pengamanan dilakukan untuk menjaga kondisi TKP tetap steril guna mendukung proses penyelidikan.
Koordinasi lintas instansi juga dilakukan di lokasi kejadian. Personel Brimob bekerja sama dengan relawan kebencanaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta jajaran Polresta Balikpapan untuk memastikan situasi tetap kondusif selama proses penanganan berlangsung.
Tim Inafis Polresta Balikpapan kemudian melakukan olah TKP secara menyeluruh. Langkah ini bertujuan mengumpulkan bukti yang dapat membantu mengungkap identitas korban serta penyebab kematian. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut dan belum dapat memastikan identitas korban.
Komandan Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim, Iwan Pamuji, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan seluruh unsur yang terlibat telah menjalankan tugas sesuai prosedur, terutama dalam pengamanan lokasi dan koordinasi antarinstansi.
Sementara itu, penanganan lanjutan kini berada di bawah tanggung jawab Satuan Reserse Kriminal bersama Tim Inafis Polresta Balikpapan. Aparat terus melakukan penyelidikan guna mengungkap fakta-fakta di balik peristiwa yang terjadi di Balikpapan tersebut.
Di sisi lain, Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Andy Rifai, menyampaikan bahwa jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit. Proses ini dilakukan untuk kepentingan pemeriksaan medis lebih lanjut, termasuk identifikasi dan kemungkinan autopsi.
Hingga kini, kepolisian di Balikpapan belum mengungkap penyebab pasti kematian korban. Proses pengumpulan informasi dan bukti masih terus dilakukan untuk memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh.
Peristiwa ini menambah daftar kasus penemuan mayat di Balikpapan yang membutuhkan penanganan cepat dan akurat dari aparat penegak hukum. Masyarakat diimbau tetap tenang serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Pihak kepolisian juga meminta dukungan masyarakat Balikpapan untuk memberikan informasi apabila mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan kejadian tersebut. Dengan kerja sama semua pihak, diharapkan kasus ini dapat segera terungkap dan memberikan kejelasan bagi publik. (*)

















