HUT ke-26 Kutim, TP-PKK Gelar Lomba Masak Ikan untuk Dorong Gizi Seimbang
Kaltimdaily.com, Kutim – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) menyelenggarakan lomba memasak berbahan dasar ikan. Kegiatan berlangsung di Gedung Wanita, kawasan Bukit Pelangi, Sangatta Utara, pada Senin (13/10/2025).
Acara tersebut diikuti oleh perwakilan TP-PKK dari 18 kecamatan di Kutim dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, yang hadir mewakili Bupati Ardiansyah Sulaiman. Dalam sambutannya, Mahyunadi menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana edukatif untuk mengampanyekan pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani berkualitas tinggi.
“Kegiatan ini menjadi sarana edukasi dan kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengonsumsi ikan,” ujar Mahyunadi. Ia menambahkan, mengonsumsi ikan secara rutin dapat membantu menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas gizi masyarakat di Kutim.
Lebih lanjut, Mahyunadi juga menyoroti potensi ekonomi dari olahan ikan lokal. Menurutnya, dengan kreativitas dan inovasi dalam pengolahan, produk berbahan dasar ikan dapat memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan berkontribusi pada peningkatan pendapatan masyarakat.
“Kalau kita bisa mengolah dengan baik, makanan berbahan dasar ikan punya nilai ekonomi tinggi. Saya yakin ibu-ibu di Kutim sudah sangat paham soal itu,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kutim, Siti Robiah Ardiansyah, melalui Ketua Bidang I TP-PKK, Masriati Mahyunadi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program unggulan PKK Kutim dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan bergizi, aman, dan seimbang.
“Lomba ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk rutin mengonsumsi ikan. Semakin sering ikan diolah di rumah, semakin baik pula gizi keluarga kita,” ujar Masriati.
Lomba masak yang digelar kali ini terbagi menjadi dua kategori, yakni lomba memasak langsung dan pembuatan kudapan berbahan dasar ikan. Tiga dewan juri dihadirkan dari Royal Victoria Sangatta, Dinas Kesehatan Kutim, serta Dinas Ketahanan Pangan Kutim untuk menilai kreativitas, cita rasa, serta penyajian dari masing-masing peserta.
Selain menumbuhkan semangat kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antaranggota PKK dari berbagai kecamatan. Antusiasme peserta terlihat dari beragam inovasi menu ikan yang disajikan, mulai dari olahan tradisional hingga modern dengan sentuhan khas Kutai Timur.
Sebagai penutup, kegiatan lomba masak ini menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya asupan gizi keluarga berbasis pangan lokal. Pemanfaatan ikan sebagai bahan utama bukan hanya menyehatkan, tetapi juga mendukung ketahanan pangan daerah.
Melalui kegiatan seperti ini, Pemkab Kutim berharap budaya konsumsi ikan dapat terus meningkat, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Kutai Timur yang sehat, kreatif, dan mandiri secara ekonomi di usia ke-26 tahun kabupaten ini. (*)















