banner-sidebar
Balikpapan

Mudik Lebaran 2026, Lonjakan Penumpang di Balikpapan Dipicu Aktivitas IKN

Avatar
1506
×

Mudik Lebaran 2026, Lonjakan Penumpang di Balikpapan Dipicu Aktivitas IKN

Share this article
Bandara Sepinggan. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Balikpapan – Aktivitas yang terus meningkat di sekitar proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) diperkirakan akan mendorong lonjakan signifikan pergerakan penumpang di Balikpapan selama musim mudik Lebaran 2026. Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan memproyeksikan total penumpang mencapai sekitar 313.170 orang sepanjang periode tersebut.

General Manager Angkasa Pura di Bandara SAMS Sepinggan, R Iwan Winaya Mahdar, menjelaskan bahwa proyeksi ini disusun berdasarkan tren pergerakan penumpang serta peningkatan mobilitas masyarakat di Balikpapan dan wilayah penyangga yang berkaitan erat dengan pembangunan IKN. Dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya, angka tersebut menunjukkan kenaikan sekitar 2 persen.

Lonjakan jumlah penumpang juga dipengaruhi keberadaan ribuan pekerja di kawasan IKN. Saat ini, diperkirakan sekitar 10.000 orang bekerja dan menetap di wilayah pembangunan ibu kota baru, mulai dari tenaga konstruksi hingga aparatur sipil negara di lingkungan Otorita IKN.

Menjelang Lebaran, sebagian besar pekerja tersebut diprediksi akan melakukan perjalanan pulang ke daerah asal. Kondisi ini berdampak langsung pada meningkatnya permintaan tiket penerbangan dari Balikpapan, khususnya untuk rute-rute domestik yang padat pemudik.

Indikasi lonjakan penumpang bahkan telah terlihat dari tren pemesanan tiket yang meningkat lebih awal melalui Bandara Sepinggan. Berdasarkan pola dua tahun terakhir, jumlah penumpang harian selama periode Lebaran diperkirakan dapat mencapai 20.000 hingga 22.000 orang, terutama saat puncak arus mudik dan arus balik.

Untuk mengantisipasi kepadatan tersebut, pihak bandara telah menyiapkan berbagai langkah strategis. Upaya yang dilakukan meliputi optimalisasi fasilitas terminal dan apron, pengaturan jadwal penerbangan (slot time), pengelolaan antrean check-in, peningkatan layanan bagasi, serta penguatan pengamanan.

Selain itu, koordinasi dengan berbagai instansi terkait juga diperkuat guna memastikan operasional penerbangan tetap berjalan lancar dan aman selama periode padat penumpang.

Manajemen bandara turut menggandeng Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika untuk memantau potensi cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi jadwal penerbangan. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari mitigasi risiko selama musim mudik Lebaran.

Dengan kesiapan yang matang, Bandara SAMS Sepinggan optimistis mampu menghadapi lonjakan penumpang Lebaran 2026. Seluruh upaya tersebut ditujukan untuk memberikan layanan yang aman, nyaman, dan efisien bagi masyarakat yang melakukan perjalanan melalui Balikpapan.

Ke depan, peningkatan aktivitas di kawasan IKN diperkirakan akan terus berdampak pada tingginya mobilitas transportasi udara di Balikpapan. Hal ini menjadikan bandara sebagai salah satu simpul utama pergerakan penumpang di Kalimantan Timur.

Dengan dukungan infrastruktur dan koordinasi yang kuat, Balikpapan diharapkan mampu menjaga kelancaran arus mudik sekaligus mendukung konektivitas nasional selama momentum Lebaran 2026. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih