banner-sidebar
FokusHealing

Lonjakan Pengunjung di Yogyakarta, 7  Juta & 1 Juta Kendaraan Diperkirakan Masuk

Avatar
1448
×

Lonjakan Pengunjung di Yogyakarta, 7  Juta & 1 Juta Kendaraan Diperkirakan Masuk

Share this article
Wisata Candi Prambanan. Ft by ist

Yogyakarta Siap Sambut 7 Juta Wisatawan Selama Libur Nataru 2025

Kaltimdaily.com, Healing – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Kota Yogyakarta diperkirakan akan menghadapi lonjakan signifikan jumlah wisatawan. Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memperkirakan sebanyak 7 juta pengunjung akan datang ke kota budaya ini, dengan sekitar 1 juta kendaraan yang diperkirakan memasuki wilayah kota selama periode liburan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho, menjelaskan bahwa kendaraan pribadi masih mendominasi pergerakan wisatawan. Pihaknya memproyeksikan adanya peningkatan volume lalu lintas hingga 20 persen dibandingkan hari biasa.

Dari total pergerakan, sekitar 3,86 juta orang diperkirakan menggunakan kendaraan pribadi, sementara 3,16 juta orang lainnya akan menggunakan transportasi umum.

Kepadatan lalu lintas diprediksi akan mencapai puncaknya menjelang malam tahun baru. Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, menyatakan bahwa dengan luas wilayah yang hanya 32,5 kilometer persegi, satu juta kendaraan yang masuk akan memberikan tekanan besar pada infrastruktur jalan.

“Perkiraan kendaraan yang masuk mencapai satu juta unit, sementara ruang jalan di Yogyakarta sangat terbatas. Ini adalah tantangan besar yang harus diantisipasi bersama,” ujar Eva. Ia juga mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap sabar menghadapi kemacetan, karena petugas kepolisian akan disiagakan di berbagai titik untuk mengatur arus lalu lintas.

Untuk mengatasi kemacetan di kawasan wisata utama, Kasat Lantas Polresta Yogyakarta AKP Alvian Hidayat telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas. Akses menuju Jalan Malioboro akan difokuskan melalui Jalan Mataram, sementara kendaraan dari arah Kleringan akan diarahkan ke Jalan Pasar Kembang. Selain itu, Jembatan Kewek akan difungsikan khusus untuk kendaraan roda dua, dengan larangan berhenti di atas jembatan untuk menjaga kelancaran dan keselamatan arus lalu lintas.

Kepadatan juga terjadi di jalur transportasi kereta api. Berdasarkan data dari KAI Daop 6 Yogyakarta, pada Senin (22/12/2025), tercatat 57.341 penumpang dilayani di seluruh stasiun wilayah operasional. Selama lima hari pertama angkutan Nataru (18–22 Desember), total penumpang mencapai 268.159 orang, dengan 130.352 penumpang berangkat dan 137.807 penumpang tiba.

Beberapa kereta dengan okupansi tertinggi di antaranya KA Joglosemarkerto, Sri Tanjung, Bengawan, Progo, dan Fajar Utama YK. Meskipun demikian, KAI masih menyediakan sekitar 89 ribu tiket untuk tujuan populer seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, dan Semarang. KAI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal guna menghindari kehabisan tiket.

Yogyakarta siap menghadapi lonjakan wisatawan dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan. Kota ini, yang terkenal dengan kekayaan budaya dan sejarahnya, diharapkan mampu memberikan pengalaman liburan yang aman dan menyenangkan bagi jutaan wisatawan yang datang.

Pemerintah Kota Yogyakarta berharap bahwa semua upaya yang dilakukan, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga kesiapan transportasi umum, akan mampu memastikan kelancaran arus pengunjung. Dengan perencanaan yang matang, Yogyakarta siap menjadi destinasi liburan yang aman dan nyaman untuk seluruh pengunjung selama periode Nataru 2025. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih