banner-sidebar
Kutai Kartanegara

Kukar Menghadapi Kelangkaan Gas LPG 3 Kg, Pemerintah Siapkan Operasi Pasar

Avatar
1034
×

Kukar Menghadapi Kelangkaan Gas LPG 3 Kg, Pemerintah Siapkan Operasi Pasar

Share this article
Gas LPG. Ft by ist

Kaltimdaily.com, KukarKelangkaan gas LPG 3 kg melanda hampir seluruh kecamatan di Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur. Kondisi ini diduga disebabkan oleh terlambatnya distribusi LPG dari agen ke pangkalan. Salah satu warga Desa Kedang Ipil, Risma Riris, mengungkapkan bahwa kelangkaan gas ini sudah dirasakan sejak pertengahan Januari 2025.

Harga LPG 3 kg yang biasanya hanya Rp 25-30 ribu per tabung, kini melonjak tajam hingga mencapai Rp 45-50 ribu.

Risma menambahkan, kelangkaan gas LPG 3 kg sangat berdampak pada kegiatan rumah tangga, terutama bagi ibu rumah tangga yang sangat mengandalkan gas untuk memasak. Tanpa pasokan LPG, mereka terpaksa beralih ke kayu bakar atau mencari solusi alternatif lain, meskipun harga LPG yang lebih besar jauh lebih mahal dan sulit dijangkau. Ia berharap kelangkaan ini dapat segera diatasi agar kehidupan masyarakat tidak terganggu.

Kelangkaan LPG 3 kg juga dirasakan oleh warga Tenggarong, Nafsiah, yang menyebutkan bahwa kondisi serupa sering terjadi menjelang bulan Ramadan. Nafsiah menilai, situasi tersebut terkadang dimanfaatkan untuk mencari keuntungan pribadi dengan menaikkan harga secara berlebihan. Ia pun mengharapkan agar pemerintah daerah turun tangan mengawasi distribusi LPG 3 kg dan menjaga kestabilan harga demi kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang berpenghasilan rendah.

Menanggapi keluhan warga, Camat Tenggarong, Syukur Eko Budi Santoso, menyatakan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mencari solusi terbaik bagi masyarakat. Ia juga mengimbau para pengecer LPG untuk tidak memanfaatkan kelangkaan ini dengan menaikkan harga secara tidak wajar.

Sementara itu, Admin Pertamina PT. Nararya, Tawang Aji, menjelaskan bahwa kelangkaan gas LPG 3 kg yang terjadi bukan disebabkan oleh kekurangan pasokan. Menurutnya, masalah tersebut lebih disebabkan oleh keterlambatan distribusi akibat kerusakan pada alat pengisian di Pertamina.

 

Tawang memastikan bahwa distribusi LPG 3 kg tetap berjalan sesuai dengan kuota kontrak, dan Agen PT. Nararya tidak mengalami pengurangan kuota. Setiap bulan, agen tersebut menerima sekitar 70 ribu tabung LPG 3 kg dari Pertamina.

Untuk mengatasi kelangkaan ini, Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayid Fathullah, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah bekerja sama dengan Pertamina untuk menggelar operasi pasar LPG 3 kg.

Operasi pasar ini akan digelar di 24 lokasi yang tersebar di seluruh kecamatan di Kukar, mulai tanggal 7 hingga 24 Februari 2026. Operasi pasar ini diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan LPG dengan harga yang lebih terjangkau dan mengurangi dampak kelangkaan yang terjadi.

Langkah cepat dari pemerintah daerah dan kerjasama dengan Pertamina diharapkan dapat meredakan kekhawatiran masyarakat yang terdampak oleh kelangkaan LPG. Pemerintah juga berkomitmen untuk terus memantau distribusi dan memastikan pasokan bahan bakar yang sangat penting ini tetap terjaga.

Selain itu, diharapkan agar masyarakat dapat lebih bijak dalam mengelola penggunaan LPG untuk mendukung ketahanan energi jangka panjang di Kukar. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih