banner-sidebar
SamarindaKaltimKriminal

Komplotan Polisi Palsu di Samarinda Akhirnya Keok Ditangkap Polisi Asli

Avatar
2002
×

Komplotan Polisi Palsu di Samarinda Akhirnya Keok Ditangkap Polisi Asli

Share this article
Komplotan Polisi Palsu di Samarinda Akhirnya Keok Ditangkap Polisi Asli
Tersangka Polisi Gadungan di Kota Samarinda. Ft by Polsek Samarinda Seberang

Kaltimdaily.com, Samarinda – Drama kriminal terjadi di Samarinda! Sekelompok polisi gadungan ditangkap Unit Reskrim Polsek Samarinda Seberang usai memeras seorang karyawan swasta bernama SA (45). Aksi ini dilakukan para pelaku dengan skenario licik yang terbilang niat banget.

Pelaku terdiri dari empat orang: DS, SH, RZ, dan LA (masih buron). Mereka menjebak korban lewat modus kencan di sebuah penginapan kawasan Jalan Bung Tomo. Korban diminta membeli “paket kristal putih” senilai Rp 300 oleh wanita yang ia pesan untuk kencan. Tapi saat tiba di kamar gelap yang telah disetting, korban disergap oleh para pelaku yang pura-pura jadi polisi dan bahkan ada yang ngakunya suami si wanita.

Dengan tekanan dan ancaman akan dibawa ke kantor polisi, korban dipaksa menyerahkan uang hingga Rp 200 juta. Tapi karena tak punya, akhirnya korban menyerahkan Rp 40 juta yang merupakan dana kantor untuk beli solar. Uang itu langsung ditransfer ke rekening istri LA yang diduga dalang utama sekaligus polisi palsu.

Korban kemudian diturunkan di Terminal Bus Banjarmasin, sambil diancam agar tutup mulut. Tapi SA memilih berani, melapor ke Polsek Samarinda Seberang. Setelah sebulan penyelidikan, tim berhasil meringkus DS, lalu SH dan RZ. Sayangnya, LA masih belum diketahui keberadaannya.

Kapolsek Samarinda Seberang, AKP A Baihaki, menegaskan semua pelaku memiliki peran berbeda. Ada yang berperan sebagai polisi gadungan, ada yang jadi wanita penggoda, dan lainnya yang menekan korban dalam mobil. Dari pengakuan DS, uang Rp 40 juta itu dibagi: dia dan LA masing-masing dapat Rp 15 juta, SH dan RZ masing-masing Rp 5 juta.

Kasus ini jadi pengingat keras buat kita semua untuk hati-hati dengan modus kejahatan baru. Apalagi yang melibatkan polisi gadungan, karena bisa bikin korban panik dan kehilangan logika. Untungnya, kasus ini sudah mulai terungkap dan aparat asli bergerak cepat. Semoga pelaku utama yang masih buron bisa segera ditangkap dan diberi hukuman setimpal! (*)16




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih