banner-sidebar
Balikpapan

Insiden Angin Kencang Robohkan Rumah di Balikpapan Barat, 1 MD

Avatar
981
×

Insiden Angin Kencang Robohkan Rumah di Balikpapan Barat, 1 MD

Share this article
Insiden Angin Kencang Robohkan Rumah di Balikpapan Barat, 1 MD
Proses Evakuasi Korban. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Balikpapan – Sebuah rumah kayu dua lantai yang terletak di RT 9, Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat, roboh akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras pada Minggu sore (8/2/2026), sekitar pukul 17.40 WITA. Insiden tersebut mengakibatkan tewasnya seorang pedagang gulali keliling yang sedang berteduh di bawah bangunan tersebut.

Rumah yang terbuat dari kayu ulin ini telah lama tidak dihuni dan hanya digunakan oleh pemiliknya sebagai tempat parkir kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil milik warga sekitar. Letaknya yang berada dekat bibir laut menjadikannya lebih rentan terhadap cuaca ekstrem. Akibat kejadian ini, selain korban jiwa, sejumlah sepeda motor yang sedang diparkir juga rusak tertimpa bangunan yang roboh.

Korban yang meninggal dunia bernama Anggi, kelahiran 1992, tercatat sebagai warga Garut berdasarkan identitas KTP. Namun, tempat tinggal korban di Balikpapan masih belum diketahui, dan pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut. Jenazah korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan untuk penanganan lebih lanjut.

Selain merobohkan rumah, kejadian ini juga menyebabkan kerusakan pada beberapa kendaraan yang sedang diparkir di sekitar lokasi. Beberapa bagian dari struktur bangunan yang rusak terlihat berserakan hingga ke area perairan di bawahnya. Warga setempat mengungkapkan bahwa bangunan tersebut sering digunakan sebagai tempat parkir karena lokasinya yang dekat dengan permukiman padat serta area tambatan perahu nelayan.

Salah satu saksi mata, Andi, menyatakan bahwa lokasi tersebut cukup ramai digunakan untuk parkir kendaraan pada jam-jam tertentu. “Untungnya, tidak ada mobil yang terparkir di sana tadi, karena biasanya ada saja mobil yang parkir,” ujarnya. Kejadian yang sangat cepat ini juga diceritakan oleh saksi lain, Samson, yang mengatakan bahwa angin kencang datang dengan sangat tiba-tiba.

Pihak berwenang kini melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap lebih lanjut mengenai insiden ini, termasuk mencari tahu lebih lanjut terkait tempat tinggal korban yang selama ini tinggal di Balikpapan.

Kejadian ini menambah daftar insiden cuaca ekstrem yang sering melanda beberapa daerah di Balikpapan, terutama yang berada di sekitar bibir laut. Para ahli meteorologi mengingatkan agar warga selalu waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat berpotensi membahayakan.

Sementara itu, pihak Pemkot Balikpapan menyatakan akan mengintensifkan pemantauan terhadap bangunan-bangunan yang rawan ambruk di kawasan pesisir. Mereka juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan mengikuti arahan terkait mitigasi bencana, terutama saat cuaca buruk melanda. (*)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih