banner-sidebar
IKN

IKN Gaungkan Budaya Lewat Festival Sumpit, Brunei Ikut Meriahkan

Avatar
981
×

IKN Gaungkan Budaya Lewat Festival Sumpit, Brunei Ikut Meriahkan

Share this article
Penutupan Festival Sumpit 2025. Ft by OIKN

IKN Nggak Cuma Beton, Festival Sumpit 2025 Bikin Dunia Melirik!

Kaltimdaily.com, IKN –  Ibu kota Nusantara (IKN) makin totalitas angkat budaya lokal! Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, resmi nutup Festival Sumpit Nusantara 2025 yang digelar di kawasan IKN, Sabtu (2/8/2025). Acara ini jadi penanda berakhirnya rangkaian festival yang udah dimulai sejak 1 Agustus.

Festival ini bukan sekadar event biasa. Ini jadi cara IKN ngenalin kembali budaya lokal yang mulai terlupakan, khususnya sumpit—senjata tradisional khas Kalimantan yang punya nilai sejarah dan budaya tinggi. Ada banyak kategori seru, mulai dari beregu campuran sampai perorangan cowok-cewek.

Nih dia juara-juaranya di masing-masing kategori:

  • Beregu Campuran: Margo Singo Kampung Keay 1
  • Pelajar Putri: Melly Christine
  • Pelajar Putra: Yuda Laing
  • Perorangan Putri: Magdalena
  • Perorangan Putra: Marson Jhon

Basuki bilang kalau Otorita IKN sekarang mulai serius ngedata semua potensi budaya yang bisa ditampilkan, baik lokal maupun buat skala nasional. Apalagi momen ini pas banget barengan sama Kongres Diaspora, bikin panggungnya makin gede.

Uniknya, tahun ini festivalnya juga diramein sama peserta luar negeri! Ada tim dari Brunei Darussalam yang ikutan nimbrung. “Tim kami ikut lomba sumpit lebih dari sembilan orang. Kami merasa dihargai dan berterima kasih,” ucap Chin Haji dari Brunei.

Gak cuma lomba, peserta juga dapet kesempatan liat langsung gimana megahnya pembangunan IKN. “Ini pertama kalinya saya ke IKN. Ternyata lebih bersih, lebih bagus, dan keren banget! Harapannya festival ini lanjut terus tiap tahun,” kata Melly, pemenang pelajar putri.

Basuki juga sepakat dan siap bikin festival ini makin besar di tahun-tahun berikutnya. “Terima kasih buat semua pihak yang support. Sampai ketemu di Festival Sumpit tahun depan yang pastinya lebih semarak,” katanya nutup sambutannya.

Festival ini bukti nyata kalau pembangunan IKN bukan cuma soal gedung tinggi dan jalan lebar. Tapi juga soal identitas, budaya, dan rasa. Dari kampung Kalimantan sampai ke mata dunia, IKN ngajak semua buat nyatuin masa lalu dan masa depan dalam satu panggung budaya.

Festival Sumpit 2025 jadi simbol bahwa IKN adalah kota dunia yang tetap ngejaga akar tradisinya. Di sinilah tempat budaya tumbuh berdampingan sama teknologi dan pembangunan modern. Semoga tahun depan makin banyak negara yang ikutan meriahkan, dan IKN makin dikenal bukan cuma karena infrastrukturnya, tapi juga karena budayanya! (*)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih