banner-sidebar
WellFy

dr. Zaidul Akbar Ungkap Kunci Sehat Terhindar dari Stroke, Bukan Hanya Soal Medis

Avatar
351
×

dr. Zaidul Akbar Ungkap Kunci Sehat Terhindar dari Stroke, Bukan Hanya Soal Medis

Share this article
dr. Zaidul Akbar Ungkap Kunci Sehat Terhindar dari Stroke, Bukan Hanya Soal Medis
Stroke. Ft by ist

Stroke dan Penyakit Jantung: Dua Pembunuh Senyap yang Bisa Dicegah

Kaltimdaily.com, Kesehatan – Penyakit jantung dan stroke masih menjadi dua penyebab kematian tertinggi di dunia. Meski memiliki gejala dan dampak berbeda, keduanya termasuk dalam kategori penyakit jantung koroner yang disebabkan oleh gangguan pada aliran darah ke jantung maupun otak. Gangguan ini umumnya muncul akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah, yang berujung pada kerusakan organ vital secara tiba-tiba.

Penyakit jantung koroner biasanya dipicu oleh penumpukan plak di pembuluh arteri yang menghambat aliran darah menuju jantung. Jika tidak segera diatasi, kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan pada otot jantung hingga berujung pada kematian mendadak. Sementara itu, stroke terjadi ketika suplai darah ke otak terhenti akibat pembekuan atau pecahnya pembuluh darah. Dalam waktu singkat, sel-sel otak bisa mati dan mengakibatkan kerusakan permanen pada fungsi tubuh seperti bicara, gerak, dan ingatan.

Para ahli menegaskan bahwa pencegahan merupakan langkah paling efektif dalam menekan risiko penyakit jantung dan stroke. Faktor-faktor seperti tekanan darah tinggi, kadar kolesterol berlebih, serta kebiasaan merokok harus dikendalikan sedini mungkin. Selain itu, penerapan pola hidup sehat seperti olahraga teratur, konsumsi makanan bergizi, menjaga berat badan ideal, serta cukup istirahat menjadi kunci utama untuk mencegah dua penyakit mematikan tersebut.

Menariknya, pendakwah sekaligus pakar herbal, dr. Zaidul Akbar, mengungkapkan sudut pandang berbeda terkait pencegahan penyakit berat ini. Dalam unggahan di akun Instagram resminya, ia menyampaikan bahwa cara menjaga kesehatan tidak hanya melalui aspek fisik, tetapi juga melalui hati yang lembut.

“Cara melembutkan hati agar tidak terkena penyakit stroke, penyakit jantung, dan penyakit berat lainnya adalah rendamlah dalam air matamu jika hati itu sudah sangat keras,” tulis dr. Zaidul Akbar.

Menurutnya, hati yang lembut, mudah memaafkan, dan penuh kasih sayang mencerminkan sifat Tuhan yang Maha Lembut dan Maha Pemaaf. Sebaliknya, hati yang keras, pendendam, serta dipenuhi kebencian justru bisa memengaruhi kondisi tubuh dan memperburuk kesehatan secara menyeluruh.

“Robb kita Maha Lembut, mustahil Dia ingin hamba-Nya berhati keras. Maka jika hati itu terlalu keras, lembutkanlah dengan air mata agar mudah tersentuh,” lanjutnya.

Selain aspek spiritual, dr. Zaidul juga menekankan pentingnya menjaga pola makan dan keseimbangan tubuh dengan mengonsumsi bahan alami serta menjauhi makanan olahan. Ia percaya bahwa kombinasi antara ikhtiar medis, gaya hidup bersih, dan ketenangan hati dapat membantu menekan risiko penyakit stroke maupun jantung secara signifikan.

Sebagai penutup, penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa pencegahan stroke bukan hanya soal menghindari makanan berlemak atau rutin berolahraga, tetapi juga tentang menjaga ketenangan batin. Stres, amarah, dan dendam yang dipendam terlalu lama dapat menjadi pemicu gangguan fisik tanpa disadari.

Dengan menata kembali keseimbangan antara tubuh dan jiwa, setiap orang memiliki peluang besar untuk hidup lebih sehat, damai, dan terhindar dari risiko stroke serta penyakit jantung yang selama ini dikenal sebagai “pembunuh senyap.” (*)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih