banner-sidebar
KaltimSamarinda

Cegah Stunting di Kaltim, Pemprov Soroti Gizi & Pola Asuh Anak

Avatar
731
×

Cegah Stunting di Kaltim, Pemprov Soroti Gizi & Pola Asuh Anak

Share this article
Cegah Stunting di Kaltim, Pemprov Soroti Gizi & Pola Asuh Anak
Stunting. Ft by Ist

Kaltimdaily.com – Masalah stunting di Kalimantan Timur (Kaltim) ternyata masih jadi PR besar. Data terakhir nunjukin angka stunting masih nangkring di 22,02%, padahal target nasional pengennya turun ke 14% di akhir tahun 2025. Gawat sih kalau gak ditangani bareng-bareng.

Nggak cuma soal gizi doang, penyebab stunting itu kompleks—dari pola asuh, kebiasaan makan, sanitasi, sampai kondisi ekonomi rumah tangga. Staf Ahli Gubernur Kaltim, Arief Mardiyatno, bilang kalau kuncinya ada di edukasi menyeluruh sejak dini. Mulai dari ibu hamil, remaja putri, sampai calon pengantin juga harus diedukasi biar generasi ke depan nggak ikut-ikutan stunting.

“Sekarang banyak banget yang ninggalin makanan lokal kaya ikan, sayur, atau jagung. Padahal itu bagus banget buat tumbuh kembang anak,” kata Arief. Sayangnya, masyarakat malah tergoda makanan instan yang rendah gizi tapi praktis. Nah, pola konsumsi kayak gini yang harus dilurusin.

Yang paling penting itu masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), dari sejak hamil sampai anak usia dua tahun. Di fase ini, semua kebutuhan gizi anak harus tercukupi. Arief bilang, “Kalau kita gagal di 1.000 HPK, ya susah buat ngejar pertumbuhan anak ke depannya. Bisa ketinggalan terus.”

Gak cuma nyalahin ibu-ibu, Arief juga menekankan pentingnya edukasi buat remaja putri dan calon ibu. Karena mereka ini calon generasi penerus bangsa. Pemerintah pun lagi gencar ngasih vitamin A dan info soal pola konsumsi sehat, biar mereka siap secara fisik dan mental jadi ibu masa depan.

Sekarang, Pemprov Kaltim bareng BKKBN, OPD, kader posyandu, sampai organisasi masyarakat lagi bahu-membahu buat nyebarin edukasi ini. Semua pihak dilibatkan biar edukasi soal stunting bisa masuk sampai ke level paling bawah masyarakat.

Gerakan ini bukan cuma tanggung jawab satu dinas aja, tapi harus jadi aksi bareng yang konsisten. Kalau semua paham soal pentingnya gizi, air bersih, dan pola asuh yang benar, Kaltim optimis bisa turunkan angka stunting secara signifikan.

Buat kamu yang masih cuek sama isu ini, inget deh, generasi kuat lahir dari anak-anak yang sehat. Yuk mulai dari rumah sendiri, kasih makanan bergizi, ajarin pola hidup bersih, dan jangan biarin stunting jadi warisan turun-temurun. (*)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih