Kaltimdaily.com, Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) lagi serius banget buat ngurangin angka kemiskinan. Kali ini lewat program kece bernama One District One Industri (OD-OI), Bupati Kukar Aulia Rahman Basri punya target: setiap kecamatan wajib punya satu industri besar yang sesuai potensi lokal masing-masing!
“Tujuan utama OD-OI ini supaya warga Kukar, terutama anak-anak muda, gak perlu merantau jauh-jauh cuma buat cari kerja,” ucap Aulia pas launching program ini, Kamis (3/7/2025).
Program ini dibikin bukan cuma buat bagi-bagi bantuan aja, tapi juga buat ngangkat ekonomi masyarakat lewat pemberdayaan. Aulia ngejelasin kalau strategi ngentasin kemiskinan itu gak bisa cuma ngandelin bantuan langsung tunai, tapi harus lewat penciptaan kerja yang berkelanjutan.
Buat kelompok yang emang gak bisa produktif kayak lansia dan disabilitas, bantuan sosial tetap jalan. Tapi buat yang lain, pemerintah Kukar fokus kasih peluang biar mereka bisa kerja dan mandiri secara ekonomi.
“Nah, untuk yang masih bisa produktif, kita cariin kerjaan lewat industri-industri yang kita bangun ini,” lanjutnya.
OD-OI ini juga dibikin biar setiap kecamatan punya industri yang nyambung sama potensi lokalnya. Mulai dari sektor pertanian, perikanan, sampai ke industri kreatif dan pengolahan hasil bumi, semuanya bakal dimaksimalkan biar warga sekitar bisa kerja dan berkembang bareng.
“Pokoknya kalau industri ini jalan, semua warga bisa ikut ngerasain manfaatnya. Gak ada yang ketinggalan,” tegas Aulia.
Langkah Bupati Kukar ini jadi angin segar buat masyarakat yang pengen hidup lebih sejahtera tanpa harus pindah ke kota besar. Program OD-OI bukan cuma soal kerja, tapi juga soal membangun masa depan ekonomi Kukar dari desa ke kota.
Kalau program ini sukses, bukan nggak mungkin Kukar bakal jadi role model nasional dalam penanggulangan kemiskinan lewat pemberdayaan. Yuk, kita pantau terus realisasinya, biar Kukar makin keren di mata Indonesia! (*)















