banner-sidebar
Samarinda

APBD 2026 Disahkan, Pemkot Samarinda Fokus pada Efisiensi dan Transformasi Fiskal

Avatar
1048
×

APBD 2026 Disahkan, Pemkot Samarinda Fokus pada Efisiensi dan Transformasi Fiskal

Share this article
Rapat APBD di DPRD Kota Samarinda. Ft by ist

Kaltimdaily.com, samarinda – Pemerintah Kota Samarinda resmi mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk tahun anggaran 2026. Dalam sidang persetujuan Raperda APBD 2026 yang digelar pada Jumat (28/11) malam di Gedung DPRD Samarinda, Wali Kota Andi Harun menegaskan bahwa meski menghadapi tekanan fiskal yang cukup besar, Pemkot Samarinda tetap berkomitmen untuk menjaga efisiensi dan meningkatkan transformasi dalam pengelolaan anggaran.

Dalam sambutannya, Andi Harun menekankan pentingnya kerja sama dan tekad bersama dalam menghadapi tantangan yang ada. “Kita tidak akan menyerah. Tekanan fiskal ini adalah panggilan untuk bertransformasi,” ujar Andi Harun dengan tegas, menggarisbawahi bahwa Pemkot Samarinda akan fokus pada efisiensi dan penguatan pelayanan publik di tengah keterbatasan anggaran.

Meskipun anggaran yang tersedia untuk tahun 2026 diperkirakan akan lebih terbatas, Wali Kota memastikan bahwa sektor-sektor pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama. Salah satu langkah yang diambil adalah mengoptimalkan penggunaan anggaran untuk program-program yang langsung berdampak pada kesejahteraan masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur publik.

Andi Harun juga menambahkan bahwa Pemerintah Kota Samarinda akan melakukan berbagai inovasi dalam pengelolaan anggaran, agar dapat mengatasi tantangan fiskal tanpa mengorbankan kualitas pelayanan. Pemkot Samarinda berharap bahwa masyarakat akan merasakan dampak positif dari efisiensi dan transformasi yang dilakukan, meski dalam situasi yang penuh tantangan.

Ke depan, Pemkot Samarinda berencana untuk memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta dan organisasi masyarakat dalam rangka mendukung pencapaian target-target pembangunan. Dengan strategi ini, Andi Harun berharap anggaran yang terbatas bisa dikelola dengan lebih maksimal untuk meningkatkan kualitas hidup warga kota.

Pemkot juga berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran, agar setiap alokasi dana dapat dipertanggungjawabkan dengan jelas kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat membangun kepercayaan publik dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan kota.

Melalui pendekatan yang lebih efisien dan inovatif, Pemkot Samarinda optimis dapat menciptakan kota yang lebih berkembang, meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Fokus utama tetap pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan pemeliharaan kualitas hidup, tanpa mengabaikan upaya pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih