banner-sidebar
Samarinda

Andi Harun: Pembangunan Samarinda Tak Boleh Abaikan Tata Ruang dan RTH

Avatar
868
×

Andi Harun: Pembangunan Samarinda Tak Boleh Abaikan Tata Ruang dan RTH

Share this article
Andi Harun. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Samarinda – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan kota yang tetap memperhatikan tata ruang dan kelestarian lingkungan. Hal ini disampaikan terkait rencana proyek pembangunan di kawasan Jalan DI Panjaitan yang tengah menjadi perhatian.

Pemerintah Kota Samarinda menekankan bahwa setiap investasi yang masuk harus berjalan sejalan dengan aturan yang berlaku serta mempertimbangkan daya dukung lingkungan. Menurut Andi Harun, pembangunan tidak boleh mengorbankan aspek keselamatan maupun keberlanjutan demi kepentingan ekonomi semata.

Sejumlah catatan penting turut disampaikan oleh pemerintah, di antaranya potensi peningkatan kemacetan, risiko banjir, serta keterbatasan ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan tersebut. Seluruh aspek ini dinilai harus menjadi perhatian utama sebelum proyek dilanjutkan.

Pemkot Samarinda meminta agar kajian teknis terhadap proyek tersebut dilakukan secara lebih mendalam dan komprehensif. Evaluasi menyeluruh dianggap penting guna memastikan pembangunan tidak menimbulkan dampak negatif di kemudian hari.

Selain itu, pemerintah juga menegaskan bahwa setiap rencana pembangunan harus mematuhi regulasi tata ruang yang telah ditetapkan. Pendekatan yang berimbang antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan dinilai menjadi kunci dalam pembangunan kota yang berkelanjutan.

Andi Harun menekankan bahwa Samarinda harus dibangun dengan visi jangka panjang. Pembangunan yang hanya berorientasi pada keuntungan sesaat berpotensi menimbulkan persoalan baru yang lebih besar di masa depan.

Pemerintah Kota Samarinda juga berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan terhadap proyek-proyek strategis yang berjalan di wilayahnya. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh proses pembangunan tetap sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Di sisi lain, keterlibatan masyarakat dalam mengawasi pembangunan juga dinilai penting. Aspirasi publik menjadi salah satu elemen yang dapat membantu pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan di Samarinda.

Ke depan, Pemkot Samarinda berharap setiap proyek yang dijalankan mampu memberikan manfaat nyata tanpa mengabaikan aspek lingkungan dan tata ruang. Sinergi antara pemerintah, investor, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan kota yang aman dan berkelanjutan. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih