Kaltimdaily.com, Entertain – Film Agak Laen 2: “Menyala Pantiku” mencatat prestasi gemilang di minggu pertama penayangannya. Dalam tujuh hari sejak rilis, film besutan Ernest Prakasa tersebut berhasil meraih lebih dari 3 juta penonton, menjadikannya salah satu film Indonesia paling berhasil pada penghujung 2025. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Ernest melalui akun Instagram pribadinya, disertai ucapan terima kasih kepada seluruh penikmat film.
Dalam unggahan itu, Ernest membagikan pencapaian jumlah penonton hingga Selasa (17.00 WIB) dan menyatakan apresiasinya kepada publik. Ia berharap antusiasme tersebut dapat membawa kebahagiaan bagi setiap penonton yang telah memberikan dukungan.
Agak Laen 2 mengangkat kisah empat detektif komedi—Bene, Jegel, Boris, dan Oki—yang menghadapi ancaman pemecatan akibat sering gagal menjalankan tugas. Sebagai kesempatan terakhir, mereka ditugaskan memburu seorang buronan kasus pembunuhan anak wali kota. Satu-satunya petunjuk membawa mereka ke sebuah panti jompo, tempat di mana mereka harus menjalankan aksi penyamaran.
Dalam proses penyamaran itu, Bene dan Jegel berpura-pura menjadi perawat, sementara Boris dan Oki menyamar sebagai penghuni panti. Situasi penuh humor muncul ketika mereka berinteraksi dengan para penghuni yang unik dan di luar dugaan. Di saat bersamaan, masing-masing tokoh juga menghadapi persoalan pribadi, mulai dari patah hati hingga tekanan ekonomi keluarga.
Ketegangan meningkat ketika penyamaran mereka terbongkar akibat salah menargetkan penghuni panti sebagai pelaku. Ketika kekacauan memuncak, identitas buronan yang sebenarnya akhirnya terungkap, mendorong mereka bertindak cepat sebelum kehilangan peluang menangkap tersangka.
Film ini dibintangi oleh jajaran aktor komedi dan senior, seperti Bene Dion, Indra Jegel, Oki Rengga, Boris Bokir, Tissa Biani, Tika Panggabean, Jarwo Kwat, dan Jajang C. Noer. Sejak tayang pada 27 November 2025, film ini menjadi sekuel kedua setelah keberhasilan film pertamanya yang meraih 9 juta penonton. Banyak penonton menilai sekuel ini menghadirkan humor yang lebih segar dengan alur yang lebih dinamis.
Dengan kolaborasi unsur komedi, misteri, dan drama ringan, Agak Laen 2 dipandang sebagai tontonan yang menghibur dan menarik bagi berbagai kalangan. Tingginya capaian penonton pada pekan pertama menunjukkan kuatnya minat masyarakat terhadap film lokal berkualitas.
Keberhasilan ini juga membuka peluang bagi franchise Agak Laen untuk terus berlanjut mengingat tingginya animo publik. Jika tren penonton terus meningkat, film ini berpotensi mencetak rekor baru di industri film nasional. Bagi masyarakat yang belum menyaksikannya, film ini masih tayang di berbagai jaringan bioskop dan siap memberikan hiburan penuh tawa. (*)

















