Buat kamu yang punya PT dan udah wajib setor PPN tiap bulan, sekarang sistem pelaporannya udah makin canggih. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) resmi pakai Coretax DJP, platform baru yang nyatuin semua proses pajak, mulai dari input faktur sampai bayar tagihan. Jadi, nggak perlu repot pindah-pindah aplikasi kayak dulu.
Mulai 2025, semua pelaporan pajak masa, termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dilakukan lewat sistem Coretax DJP. Platform ini bikin proses lapor pajak lebih cepat dan otomatis, terutama buat perusahaan berbadan hukum seperti Perseroan Terbatas (PT).
Berdasarkan panduan dari situs resmi DJP dan beberapa sumber pajak, wajib pajak PT wajib melakukan beberapa tahapan sebelum batas waktu pelaporan setiap akhir bulan. Pertama, login ke akun Coretax DJP, lalu pilih peran atau profil perusahaan yang sesuai. Setelah itu, wajib pajak bisa mulai input faktur keluaran dan faktur masukan secara manual atau impor dari file XML.
Setelah semua data masuk, sistem bakal otomatis bikin konsep SPT Masa PPN. Wajib pajak cukup cek dan konfirmasi data tersebut sebelum melanjutkan ke tahap pembayaran. Kalau statusnya “kurang bayar”, sistem langsung bikin kode billing secara otomatis untuk disetor lewat bank persepsi.
Penanganan Surat Tagihan Pajak (STP)
Kalau DJP udah nerbitin Surat Tagihan Pajak (STP), perusahaan wajib melunasi tagihan itu maksimal satu bulan sejak tanggal penerbitan. Caranya juga gampang, tinggal buka menu Pembayaran di Coretax, pilih “Pembuatan Kode Billing atas Tagihan Pajak”, lalu bayar sesuai nominal STP yang muncul.
Setelah itu, simpan bukti pembayaran dan pastikan status SPT di sistem berubah jadi “dilaporkan”. Sistem Coretax udah otomatis update, jadi nggak perlu lapor ulang secara manual.
Dengan sistem baru ini, DJP berharap pelaporan pajak perusahaan bisa makin transparan, cepat, dan efisien. Coretax DJP juga dilengkapi fitur validasi otomatis biar kesalahan input bisa diminimalisir.
Bagi para pemilik PT, jangan tunda pelaporan sampai mepet tenggat waktu. Selain bisa bikin sistem error karena ramai, keterlambatan juga berpotensi memunculkan tagihan atau denda tambahan lewat STP.
Bisa dibilang, Coretax ini solusi digital yang bikin urusan pajak nggak lagi ribet, asal kamu rajin update data dan disiplin lapor tiap bulan. (*)















