banner-sidebar
Fokus

Ular Weling Gigit Bocah Tidur, Rafa Meninggal Dunia

Avatar
1628
×

Ular Weling Gigit Bocah Tidur, Rafa Meninggal Dunia

Share this article

Tragis Banget! Bocah Pekalongan Meninggal Setelah Digigit Ular Weling

Ular Weling. Ft by Ist

Kaltimdaily.com, Hot – Kisah pilu datang dari Pekalongan. Seorang bocah bernama Rafa (11) harus kehilangan nyawa gara-gara digigit ular weling. Kejadian ini sempat viral di medsos, karena disebut ada dugaan salah diagnosis saat penanganan pertama.

Awalnya, Rafa digigit ular saat lagi tidur di rumahnya, Senin dini hari (16 Juni 2025). Ibunya panik banget waktu lihat ada ular nyelonong dari plafon dan langsung nyerang anaknya. Keluarga buru-buru bawa Rafa ke RSUD Kajen buat ditangani. Tapi sayangnya, setelah penanganan awal, Rafa malah dipulangkan.

Belum juga sampai rumah, Rafa langsung kejang-kejang. Keluarga pun panik dan kembali larikan dia ke rumah sakit swasta. Kondisinya makin drop sampai akhirnya harus dirawat di RSUP Dr Kariadi Semarang.

Kuasa hukum keluarga, Imam Maliki, bilang kalau ada dugaan salah diagnosis dan penanganan awal yang kurang maksimal dari pihak RSUD Kajen. Bahkan, pihak rumah sakit sempat nyatakan luka bekas gigitan di kaki Rafa itu samar banget dan hasil lab-nya dianggap normal, jadi Rafa boleh pulang.

Tapi nyatanya, setelah observasi 2 jam dan pulang ke rumah, kondisi Rafa makin parah. Edukasi emang sempat dikasih pihak RS, tapi keluarga ngerasa ada yang janggal karena Rafa nggak ditangani secara maksimal sejak awal.

Pihak RSUD Kajen pun akhirnya buka suara. Lewat Kepala Bidang Keperawatan, Dwi Harto, mereka mengaku udah observasi dan edukasi sesuai SOP. Tapi publik telanjur kecewa. Apalagi setelah kabar meninggalnya Rafa dikonfirmasi langsung oleh pihak RSUP Dr Kariadi.

Rafa sempat dirawat intensif di ruang PICU, tapi selama sebulan kondisinya nggak kunjung membaik. Tim medis bilang kesadarannya terus menurun sejak masuk pada 9 Juli 2025. Hingga akhirnya, pada 20 Juli 2025 pukul 00.32 WIB, Rafa menghembuskan napas terakhirnya.

Pihak keluarga disebut sudah menerima kabar duka itu. Tapi netizen tetap ramai bersuara soal pentingnya penanganan serius bagi pasien korban gigitan ular, apalagi ular berbisa kayak weling.

Tragedi ini jadi pengingat keras buat semua pihak, terutama tenaga medis, agar lebih peka dan sigap dalam menangani kasus darurat seperti gigitan ular. Jangan sampai kejadian serupa terulang cuma karena penanganan awal yang kurang maksimal.

Buat masyarakat, penting juga buat waspada terhadap lingkungan rumah, apalagi di musim hujan atau cuaca ekstrem. Ular bisa masuk ke rumah dari celah manapun. Jadi, tetap waspada dan segera cari pertolongan medis kalau terjadi hal serupa. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih