banner-sidebar
Bontang

Stok BBM Subsidi di Bontang Cukup Hingga Akhir Tahun

Avatar
239
×

Stok BBM Subsidi di Bontang Cukup Hingga Akhir Tahun

Share this article
Pertamina BBM. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Bontang – Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Bontang menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) dipastikan aman. Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mengonfirmasi bahwa tidak akan ada kelangkaan BBM selama musim liburan tersebut, sehingga masyarakat tidak perlu merasa khawatir.

Moch. Arif Rokhman, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) Setda Bontang, mengungkapkan bahwa hasil rapat dengan tim terkait menunjukkan bahwa kuota BBM subsidi yang tersedia masih cukup banyak. “Stok BBM subsidi aman hingga akhir tahun, sehingga tidak ada masalah mengenai distribusinya,” ujar Arif pada Rabu (10/12/2025).

Bontang sendiri mendapatkan jatah solar sebanyak 18.751 kiloliter (KL) dari total usulan 41.681 KL, dan kuota pertalite yang disetujui mencapai 26.907 KL dari pengajuan 76.768 KL.

Hingga bulan November 2025, penyaluran solar telah mencapai 15.568 KL, sementara pertalite sudah mencapai 22.233 KL. Dengan stok yang tersisa sebanyak 3.183 KL solar dan 4.674 KL pertalite, Pemkot memastikan bahwa sisa pasokan ini cukup untuk memenuhi kebutuhan BBM hingga pergantian tahun.

Arif juga menjelaskan bahwa konsumsi BBM di Bontang relatif rendah. Rata-rata penggunaan solar per bulan hanya sekitar 1.500 KL, sementara pertalite sekitar 2.000 KL, yang didistribusikan ke enam SPBU di Kota Bontang. “Karena kebutuhan yang tidak terlalu tinggi, kuota yang tersisa masih sangat mencukupi untuk memenuhi permintaan masyarakat,” tambahnya.

Sebelumnya, distribusi BBM jenis Pertamax sempat terganggu akibat kendala teknis dari pemasok yang menyebabkan sedikit keterlambatan pengiriman BBM non-subsidi. Namun, Arif memastikan bahwa distribusi Pertamax dan jenis BBM non-subsidi lainnya sudah kembali normal tanpa adanya hambatan.

Pemerintah juga menjamin bahwa persediaan BBM non-subsidi akan tetap terjaga hingga akhir tahun. Pasokan BBM non-subsidi sepenuhnya bergantung pada permintaan dan kapasitas suplai dari masing-masing SPBU. “Untuk BBM non-subsidi, pasokan disesuaikan dengan kebutuhan lapangan, sehingga tidak ada masalah untuk memenuhi permintaan,” kata Arif.

Dengan ketersediaan pasokan BBM yang cukup, masyarakat Bontang dapat merasa tenang menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025. Pemkot Bontang telah memastikan bahwa distribusi BBM akan tetap berjalan lancar, meski ada lonjakan permintaan selama liburan. Selain itu, pasokan BBM non-subsidi yang disesuaikan dengan kebutuhan lapangan juga menambah keyakinan bahwa tidak akan ada kelangkaan.

Keberhasilan Pemkot Bontang dalam mengelola distribusi BBM selama periode liburan juga menunjukkan kesiapan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketertiban umum. Dengan dukungan seluruh pihak terkait, termasuk SPBU dan pemasok, Bontang akan tetap aman dalam menghadapi perayaan akhir tahun tanpa adanya masalah pasokan BBM yang berarti. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih