banner-sidebar
Fokus

Simulasi Bencana di Pulau Beras Basah Tingkatkan Kesiapsiagaan Kota Bontang

Avatar
957
×

Simulasi Bencana di Pulau Beras Basah Tingkatkan Kesiapsiagaan Kota Bontang

Share this article
Simulasi Bencana di Pulau Beras Basah Tingkatkan Kesiapsiagaan Kota Bontang
Pelatihan. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Bontang – Polres Bontang bersama Pemerintah Kota Bontang, TNI, BPBD, Basarnas, serta relawan menggelar simulasi penanganan bencana alam di Pulau Beras Basah pada Kamis (13/11/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi antarinstansi dalam menghadapi potensi bencana alam yang dapat terjadi di kawasan pesisir dan destinasi wisata. Simulasi tersebut mengilustrasikan situasi cuaca ekstrem yang menyebabkan wisatawan terjebak di pulau, di mana tim gabungan bergerak cepat untuk mengevakuasi korban menggunakan perahu karet dan memberikan pertolongan medis di posko darurat yang telah disiapkan di tepi pantai.

Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano menyatakan bahwa latihan ini sangat penting untuk memastikan semua pihak terlibat dalam penanganan krisis memiliki pemahaman yang sama terhadap prosedur yang harus dijalankan. “Simulasi ini membantu memperkuat koordinasi, mempercepat respons, serta menumbuhkan kesadaran bahwa mitigasi bencana adalah tanggung jawab bersama,” ujar AKBP Widho.

Selain itu, Kepala BPBD Bontang menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat dan wisatawan mengenai keselamatan, serta pentingnya pemahaman jalur evakuasi di kawasan wisata Pulau Beras Basah. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa warga dan pengunjung memahami langkah-langkah yang harus diambil dalam situasi darurat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Bontang untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Dengan simulasi ini, diharapkan masyarakat, terutama yang berada di kawasan rawan bencana, dapat lebih siap dan tanggap dalam menghadapi kondisi darurat.

Ke depannya, Pemerintah Kota Bontang bersama dengan berbagai instansi akan terus melakukan latihan rutin untuk meningkatkan kemampuan dalam menghadapi bencana alam. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait akan menjadi kunci penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan siap menghadapi potensi bencana di masa depan. (*)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih