Samarinda

Samarinda Waspada Kenaikan Cabai Rawit, TPID Perkuat Pengendalian Inflasi

Avatar
919
Rapat Pemkot Samarinda. Ft by ist

Kaltimdaily.com, SamarindaPemerintah Kota Samarinda bergerak cepat menyikapi lonjakan harga cabai rawit merah sepanjang Februari 2026 yang berdampak pada kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH). Kenaikan komoditas ini dinilai perlu segera dikendalikan agar tidak membebani daya beli masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, H. Marnabas Patiroy, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi secara daring pada Senin (23/2/2026). Rapat tersebut dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, yang memaparkan sejumlah komoditas penyumbang inflasi secara nasional, di antaranya cabai rawit, cabai merah, dan daging ayam ras.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), hingga pekan ketiga Februari 2026 harga cabai rawit tercatat meningkat 19,59 persen dibandingkan Januari 2026. Kondisi ini turut memberi tekanan terhadap IPH di sejumlah daerah, termasuk Samarinda.

Menanggapi situasi tersebut, Pemkot Samarinda memastikan akan memperkuat distribusi pasokan cabai dan komoditas strategis lainnya. Pemerintah juga menyiapkan langkah operasi pasar apabila ditemukan indikasi lonjakan harga yang tidak wajar atau dugaan praktik permainan harga di lapangan.

Selain komoditas pangan, pengawasan distribusi LPG 3 kilogram turut diperketat. Ketersediaan bahan pokok di Perumda Varia Niaga dan Bulog Samarinda dipastikan dalam kondisi aman hingga Lebaran. TPID Samarinda juga akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional maupun distributor untuk memastikan stabilitas harga tetap terjaga.

Langkah antisipatif ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Samarinda dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, terutama saat permintaan kebutuhan pokok meningkat selama Ramadan. Pemerintah ingin memastikan masyarakat Samarinda dapat memenuhi kebutuhan tanpa terbebani kenaikan harga yang signifikan.

Dengan koordinasi intensif bersama pemerintah pusat dan TPID, Samarinda diharapkan mampu mengendalikan laju inflasi secara efektif. Stabilitas harga yang terjaga tidak hanya melindungi daya beli warga, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi Samarinda di tengah dinamika pasar menjelang hari besar keagamaan. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version