banner-sidebar
Samarinda

Samarinda Lampaui Target Nasional, Penanganan Stunting Diminta Lebih Masif

Avatar
915
×

Samarinda Lampaui Target Nasional, Penanganan Stunting Diminta Lebih Masif

Share this article
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Samarinda – Pemerintah Samarinda mencatat capaian positif dalam upaya penanganan stunting. Angka prevalensi stunting berhasil ditekan hingga 17,13 persen, melampaui target nasional yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Meski demikian, Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri menegaskan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat seluruh pihak berpuas diri. Ia mengingatkan bahwa penanganan stunting harus dilakukan secara nyata dan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial.

Menurutnya, langkah konkret di lapangan menjadi kunci utama dalam menurunkan angka stunting secara signifikan. Hal itu mencakup penguatan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat.

Saefuddin juga menekankan pentingnya memastikan setiap intervensi yang dilakukan tepat sasaran. Fokus utama diarahkan pada periode 1.000 hari pertama kehidupan, yang menjadi fase krusial dalam tumbuh kembang anak.

Ia menyebut, keberhasilan menekan stunting tidak hanya bergantung pada program, tetapi juga konsistensi pelaksanaan dan pengawasan di lapangan. Tanpa itu, capaian yang ada dikhawatirkan tidak akan bertahan dalam jangka panjang.

Pemerintah Kota Samarinda pun didorong untuk terus meningkatkan kualitas program, termasuk edukasi kepada masyarakat terkait gizi dan pola asuh anak. Upaya ini dinilai penting untuk mencegah munculnya kasus baru di masa mendatang.

Ke depan, sinergi antarinstansi diharapkan semakin solid guna mempercepat penurunan angka stunting secara berkelanjutan. Pemerintah juga diingatkan agar tetap responsif terhadap dinamika di lapangan, termasuk faktor sosial dan ekonomi yang memengaruhi kondisi gizi anak.

Selain itu, peningkatan kesadaran masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program ini. Partisipasi aktif keluarga, khususnya dalam pemenuhan gizi anak, menjadi fondasi utama dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

Dengan komitmen yang kuat dari seluruh pihak, Samarinda diharapkan mampu mempertahankan tren penurunan stunting sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain dalam penanganan masalah gizi secara efektif dan berkelanjutan. (*)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih