Kaltimdaily.com, Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara membuka Pekan Pesta Rasa 2025 di Taman Kota Raja Tenggarong pada Rabu, 19 November 2025. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari dan menghadirkan 40 pelaku UMKM serta rangkaian lomba dan pelatihan kuliner berbasis bahan baku daerah.
Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kukar menyebut Pekan Pesta Rasa merupakan pengembangan dari agenda Gebyar UMKM yang kini dikemas lebih kreatif untuk memperkuat identitas wisata kuliner daerah. Ajang tahunan ini diharapkan mampu memperluas promosi kuliner dan memperkokoh posisi Kukar sebagai destinasi wisata berbasis rasa.
Tahun ini, dua bahan lokal yaitu labu kuning dan ubi rambat dipilih sebagai fokus utama lomba memasak dan workshop. Peserta diarahkan menghasilkan produk olahan yang memiliki nilai jual dan berpotensi dikembangkan sebagai oleh-oleh khas Kukar.
Dari total peserta yang mengikuti pameran, 21 di antaranya merupakan wirausaha baru hasil pendampingan DiskopUKM. Pada pembukaan kegiatan, pemerintah daerah juga merilis program inkubasi bisnis “Jadi Pengusaha” yang memberikan pendampingan mulai dari penyusunan rencana usaha hingga tahapan legalitas.
Program inkubasi tersebut diharapkan menjadi wadah bagi warga Kukar untuk memulai usaha baru yang berdaya saing dan memberi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah. Langkah ini juga mendukung program prioritas daerah seperti Kawasan Ekonomi Sejahtera dan Kredit Kukar Idaman.
Hingga Oktober 2025, sedikitnya 1.700 pelaku UMKM telah memanfaatkan fasilitas pembiayaan KKI dengan total penyaluran mencapai Rp 32 miliar. Sementara peserta Pekan Pesta Rasa kali ini berasal dari berbagai kecamatan, termasuk dari Desa Sukamaju di Tenggarong Seberang.
DiskopUKM mencatat sekitar 8.500 wirausaha baru berhasil dibina sejak 2021 dari target 10.000 UMKM hingga 2029. Pekan Pesta Rasa diharapkan menjadi platform untuk memperluas jaringan usaha, mendorong kreativitas, serta membuka peluang pasar bagi pelaku UMKM.
Ajang ini juga menjadi momentum bagi Kukar untuk memperlihatkan potensi sektor kuliner yang terus tumbuh. Peningkatan kualitas produk UMKM dan pembinaan berkelanjutan diharapkan memperkuat posisi daerah sebagai pusat inovasi kuliner berbasis bahan lokal.
Dengan hadirnya ratusan pelaku usaha baru dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah daerah menilai sektor UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Pekan Pesta Rasa menjadi salah satu langkah konkret untuk memastikan pelaku UMKM mendapatkan ruang berkembang di tingkat regional maupun nasional. (*)

















