banner-sidebar
IKN

Proyek Infrastruktur IKN Batch Dua Dimulai, Anggaran Rp982 Miliar Digelontorkan

Avatar
978
×

Proyek Infrastruktur IKN Batch Dua Dimulai, Anggaran Rp982 Miliar Digelontorkan

Share this article
Proyek Infrastruktur IKN Batch Dua Dimulai, Anggaran Rp982 Miliar Digelontorkan
Desain Kompleks Legislatif di IKN. Ft by ist

Kaltimdaily.com, IKN – Pada 10 November 2025, kontrak untuk paket pekerjaan infrastruktur kawasan legislatif-yudikatif batch dua di Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi ditandatangani. Proyek ini mencakup pembangunan jalan sepanjang 3,70 kilometer, yang terdiri dari 10 ruas utama dan 4 jembatan, dengan total anggaran mencapai Rp982 miliar yang bersumber dari APBN tahun jamak (2025-2027).

Pekerjaan tersebut akan dikerjakan oleh konsorsium yang terdiri dari PT Bangun Cipta Kontraktor, PT Modern Widya Tehnical, PT Markinah, dan PT Daya Mulia Turangga.

Direktur Sarana Prasarana Sosial, Agus Ahyar, menekankan bahwa keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada perhatian terhadap kualitas dan aspek teknis yang optimal. Ia mengingatkan bahwa pekerjaan ini tidak hanya mencakup pembangunan fisik, tetapi juga memerlukan perhatian terhadap estetika, keberlanjutan, serta dampak lingkungan yang mungkin ditimbulkan. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa hasil proyek dapat memenuhi standar yang ditetapkan, sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Usai penandatanganan kontrak, dilanjutkan dengan Pre Construction Meeting (PCM) yang membahas berbagai aspek manajerial dan teknis proyek. Beberapa hal yang menjadi fokus utama adalah rekayasa lalu lintas, kepatuhan terhadap keselamatan kerja, kebersihan area proyek, serta pemberdayaan tenaga kerja lokal. Agus mengingatkan bahwa semua aspek ini harus dipenuhi dengan kualitas yang lebih baik daripada standar yang ada agar proyek ini berjalan lancar dan sukses.

Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita IKN, menambahkan bahwa dalam menjalankan proyek ini, regulasi dan DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) menjadi instrumen utama yang dimiliki oleh otorita. Kerja sama antara kontraktor dan penyedia jasa diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang signifikan. “Kami berharap seluruh pihak dapat bekerja secara kompak untuk mencapai target yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Dengan ditandatanganinya kontrak ini, pembangunan IKN semakin mendekati kenyataan. Proyek ini tidak hanya akan mempercepat proses pembangunan infrastruktur kota baru, tetapi juga diharapkan dapat memberikan stimulus positif terhadap perekonomian daerah. Selain itu, infrastruktur yang dibangun dengan standar tinggi ini akan menjadi fondasi kuat bagi kemajuan IKN sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian masa depan.

Pembangunan infrastruktur IKN batch dua ini juga menjadi langkah penting dalam mewujudkan visi pemerintah untuk menjadikan IKN sebagai kota pintar yang mengedepankan keberlanjutan, inovasi, dan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat. Diharapkan, proyek ini akan menciptakan ekosistem yang lebih efisien dan berkelanjutan, seiring dengan komitmen pemerintah dalam memajukan sektor infrastruktur Indonesia. (*)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih