Samarinda

Program Jargas Samarinda: 7.619 Sambungan untuk Rumah Tangga Mulai Dikerjakan

Avatar
973
Rapat Pemkot Samarinda. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Samarinda – Kota Samarinda telah menerima alokasi sebanyak 7.619 sambungan rumah (SR) untuk program jaringan gas (jargas) rumah tangga yang dibiayai oleh APBN. Program ini direncanakan mulai dilaksanakan pada akhir tahun 2025 dan diperkirakan akan selesai pada tahun 2026 mendatang.

Pernyataan ini disampaikan oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM dalam presentasi rencana pembangunan jaringan gas di Kota Samarinda, yang berlangsung di ruang rapat Wakil Wali Kota Samarinda pada Kamis, 11 September 2025. Doni Oktarizon, PPK Ditjen Migas, mengungkapkan bahwa Samarinda termasuk salah satu dari 15 kabupaten/kota di Indonesia yang mendapatkan kuota untuk program jargas rumah tangga ini.

Saat ini, proses tender untuk memilih kontraktor yang akan membangun jaringan gas sedang berlangsung di Kementerian ESDM. Ditargetkan, pada 18 September 2025, sudah ada penandatanganan nota kesepahaman (MOU) antara Kementerian ESDM dan Pemerintah Kota Samarinda untuk mendukung kelancaran program ini.

Untuk wilayah Kota Samarinda, pembangunan jargas akan dilaksanakan di dua kecamatan. Kecamatan Samarinda Ilir, tepatnya di Kelurahan Sidomulyo, akan mendapat 1.126 sambungan rumah, sementara Kecamatan Sungai Pinang, khususnya di Kelurahan Sungai Pinang Dalam, akan mendapatkan 6.496 sambungan rumah.

Namun, proyek ini diperkirakan akan menimbulkan beberapa masalah sosial terkait fasilitas jalan. Pasalnya, proses pembangunan akan melibatkan penggalian jalan untuk penanaman pipa gas yang akan dialirkan ke rumah-rumah warga. Oleh karena itu, pihak terkait mengimbau warga untuk memahami bahwa penutupan jalan tidak dapat dilakukan seketika setelah penggalian, karena perlu dilakukan uji coba pada pipa gas untuk memastikan tidak ada kebocoran.

Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, menyambut baik program jargas ini. Menurutnya, kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah merupakan langkah positif untuk memastikan pemenuhan energi yang lebih efisien dan ramah lingkungan di Kota Samarinda.

Program ini menjadi salah satu solusi bagi peningkatan akses energi yang lebih bersih dan efisien bagi masyarakat Samarinda. Dengan adanya jaringan gas rumah tangga, diharapkan bisa mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar konvensional dan meningkatkan kualitas hidup warga. Pemerintah kota bersama masyarakat juga diharapkan bisa bekerja sama dalam menghadapi tantangan sosial yang muncul selama proses pembangunan.

Dengan dilaksanakannya proyek ini, Kota Samarinda semakin menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan energi dan kesejahteraan warganya. Pembangunan jargas ini tentunya juga dapat mempercepat transisi ke energi yang lebih ramah lingkungan, menciptakan kota yang lebih hijau dan berkelanjutan. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version