Kaltimdaily.com, Bola – Laga Persiba vs Barito Putera akan mempertemukan dua tim Kalimantan dalam Derby Kalimantan yang penuh gengsi pada pekan ke-17 kompetisi Championship 2025/2026. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Batakan, Balikpapan, pada Sabtu malam, 24 Januari 2026, pukul 20.00 WITA.
Meski begitu, pertandingan tersebut akan digelar tanpa kehadiran penonton, sebuah keputusan yang memunculkan perhatian publik sepak bola regional.
Keputusan untuk menggelar pertandingan tanpa penonton menjadi sorotan mengingat atmosfer panas yang biasa tercipta dalam setiap pertemuan antara Persiba Balikpapan dan Barito Putera. Rivalitas panjang antara kedua tim ini selalu diwarnai dengan dukungan besar dari suporter, yang biasanya memadati tribun Stadion Batakan. Ketidakhadiran penonton tentu akan mengubah suasana pertandingan yang biasanya begitu meriah.
Manajemen Persiba Balikpapan telah mengonfirmasi hal tersebut melalui pernyataan resmi di media sosial klub. Dalam pernyataan tersebut, klub meminta maaf kepada suporter setia Beruang Madu yang tidak bisa hadir langsung ke stadion. Namun, pihak klub tetap berharap dukungan moral dan doa dari para suporter agar tim bisa tampil maksimal dalam pertandingan ini.
Bagi Persiba Balikpapan, laga ini merupakan tantangan berat. Selain tanpa dukungan langsung dari suporter, tim yang dilatih oleh Pelatih Persiba masih terjebak di zona bawah klasemen. Hingga pekan ke-16, Persiba baru mengoleksi 11 poin dan tengah berjuang untuk keluar dari papan bawah klasemen. Tanpa dukungan langsung dari suporter, situasi ini bisa menjadi pukulan mental yang berat bagi tim.
Di sisi lain, Barito Putera datang ke Balikpapan dengan kondisi yang jauh berbeda. Tim asal Banjarmasin ini berada di puncak klasemen sementara dengan perolehan 36 poin dan berambisi untuk menjaga konsistensi demi meraih promosi ke liga utama. Meskipun bertindak sebagai tim tamu, Barito Putera memiliki kepercayaan diri tinggi dan siap menunjukkan kekuatan mereka, terutama di lini depan yang telah dibenahi untuk memastikan ketajaman di setiap laga.
Sementara itu, Persiba Balikpapan berusaha bangkit dengan melakukan sejumlah langkah evaluasi, termasuk mendatangkan empat pemain baru. Dengan tambahan amunisi anyar ini, tim berharap bisa memperbaiki performa dan mulai merangkak naik di sisa kompetisi, meski tantangan besar menanti mereka.
Meski Stadion Batakan akan tampak sepi tanpa kehadiran penonton, Persiba vs Barito Putera tetap diprediksi akan menjadi laga sengit dan penuh strategi. Tanpa kehadiran suporter, kedua tim diharapkan bisa menunjukkan kualitas permainan dan mentalitas yang kuat di lapangan untuk meraih hasil maksimal.
Kondisi ini tentu akan menguji kemampuan kedua tim dalam mengatasi tekanan tanpa dukungan langsung dari suporter. Namun, hasil dari pertandingan ini tetap krusial, baik bagi Persiba yang berjuang keluar dari zona degradasi, maupun bagi Barito Putera yang berusaha menjaga posisi mereka di puncak klasemen. Hasil pertandingan ini bisa menjadi penentu besar dalam perjalanan kedua tim sepanjang musim.
Dengan keduanya memiliki ambisi besar, laga ini menjanjikan ketegangan yang tak kalah seru meskipun tanpa sorakan suporter. Semua mata tertuju pada bagaimana kedua tim mengatasi tantangan ini dan siapa yang akan keluar sebagai pemenang dalam Derby Kalimantan yang kali ini berlangsung lebih sunyi. (*)

















