banner-sidebar
Samarinda

Polresta Samarinda Gelar Operasi Zebra 2025, Pengendara Diminta Tertib Berlalu Lintas

Avatar
1196
×

Polresta Samarinda Gelar Operasi Zebra 2025, Pengendara Diminta Tertib Berlalu Lintas

Share this article
Polresta Samarinda. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Samarinda – Polresta Samarinda resmi memulai pelaksanaan Operasi Zebra Mahakam 2025 pada Senin, 17 November 2025. Kegiatan tersebut dibuka melalui apel gelar pasukan yang dipimpin Wakapolresta Samarinda AKBP Heri Rusyaman di halaman Markas Polresta Samarinda sebagai penanda dimulainya operasi serentak di jajaran Polda Kalimantan Timur.

Operasi Zebra Mahakam tahun ini akan berlangsung selama 14 hari. Agenda tersebut mengangkat tujuan mewujudkan keamanan dan ketertiban lalu lintas menjelang pelaksanaan Operasi Lilin Mahakam 2025. Penegakan hukum diarahkan pada delapan kategori pelanggaran prioritas yang dinilai memiliki pengaruh besar terhadap risiko kecelakaan di Kota Samarinda.

Sasaran pelanggaran tersebut mencakup penggunaan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, pengendara sepeda motor yang membonceng lebih dari satu orang, pengendara tanpa helm Standar Nasional Indonesia atau sabuk keselamatan, pengemudi dalam pengaruh alkohol, melawan arus, kecepatan melebihi batas, dan aksi balap liar di jalan umum.

“Operasi Zebra Mahakam tahun ini sudah memasuki tahap penegakan, bukan semata sosialisasi. Setiap pelanggaran akan langsung ditindak sesuai prosedur,” tegas AKBP Heri Rusyaman dalam sambutannya.

Sebanyak 100 personel gabungan dikerahkan untuk pelaksanaan operasi, terdiri dari anggota Polresta Samarinda serta dukungan dari TNI, Dinas Perhubungan Kota Samarinda, dan Satpol PP. Pengawasan dilakukan melalui patroli lapangan dan titik razia dengan tingkat intensitas lalu lintas tinggi.

Polresta Samarinda meminta masyarakat mematuhi aturan selama berkendara untuk mencegah sanksi dan menjaga keselamatan diri. “Lengkapi surat kendaraan, utamakan keselamatan, dan hindari delapan pelanggaran utama,” tambah AKBP Heri.

Operasi Zebra Mahakam 2025 diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas di Samarinda, sekaligus menekan potensi kecelakaan menjelang akhir tahun ketika mobilitas warga biasanya meningkat.

Pemerintah Kota Samarinda menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan operasi ini dengan menekankan pentingnya edukasi keselamatan berkendara pada masyarakat, terutama pelajar dan pekerja yang setiap hari menggunakan kendaraan bermotor.

Ke depan, Polresta Samarinda juga berencana memperluas pemanfaatan sistem tilang elektronik untuk mendukung proses penindakan berbasis bukti digital. Langkah ini diharapkan memperkuat budaya tertib berlalu lintas dan mendorong terciptanya kota yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan. (*)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih