Kaltimdaily.com, Kukar – Kasus pencurian genset di Loa Janan akhirnya kebongkar! Polsek Loa Janan sukses nangkep empat pelaku yang nekat nyolong genset Himoinsa 20 KVA milik PT XL Smart di Jalan Gerbang Dayaku, depan Kompi Senapan B 611 Awang Long, Desa Loa Janan Ulu, pada 9 Agustus 2025 lalu. Kerugian? Gak main-main, lebih dari Rp121 juta!
Kapolsek Loa Janan, AKP Abdillah Dalimunthe, cerita kalau kasus ini mulai terungkap setelah ada laporan dari warga Samarinda di hari kejadian. Pelakunya ternyata udah direncanain aksinya sejak 2023. Dalangnya, AW (30) dan MU (55), ngajak AR (34) jadi sopir truk crane, plus DA (48) yang kerja di PT Protelindo dan punya koneksi langsung ke PT XL Smart.
DA ini punya peran penting, dia yang ngasih kode akses biar bisa masuk ke area tower. Setelah masuk, kabel genset langsung diputus pake tang, lalu diangkut pake truk crane. Genset curian itu kemudian dijual online via Facebook ke pembeli di Surabaya seharga Rp30 juta.
Uang hasil penjualan pun dibagi-bagi: AW kantongin Rp12,5 juta, DA bawa pulang Rp7,5 juta, AR dapat Rp1,5 juta, dan sisanya masuk ke kantong MU. Dari pengakuan AW, semua ini dilakukan karena dia kepepet utang.
Barang bukti yang diamankan polisi termasuk satu unit truk crane, empat ponsel, rekaman CCTV, dan uang tunai Rp17,1 juta. Polisi juga lagi ngejar genset yang udah keburu nyampe Surabaya.
AKP Abdillah bilang, para pelaku dijerat Pasal 363 Ayat 1 ke 4e dan ke 5e Jo 374 Jo 55 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan serta penggelapan dalam jabatan. Hukuman maksimal? Bisa sampai tujuh tahun penjara.
Kasus ini jadi peringatan keras buat semua pihak, khususnya perusahaan yang nyimpen aset mahal di lokasi terbuka. Sistem keamanan yang ketat dan kontrol akses yang terjaga bisa jadi kunci buat mencegah kejadian serupa. Apalagi, pencurian dengan modus kerja sama orang dalam kayak gini jelas bikin kerugian makin besar.
Polisi juga ngingetin masyarakat buat selalu waspada sama tawaran barang elektronik atau mesin yang dijual jauh di bawah harga pasaran. Kalau nemu yang mencurigakan, sebaiknya langsung lapor ke pihak berwajib biar kasus pencurian kayak di Loa Janan ini gak terus terulang. (*)







