Kaltimdaily.com, Samarinda – Seorang pria bernama Muhammad Taufik, 50 tahun, ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kos di Perumahan Grand Taman Sari RT 32, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, pada Sabtu 22 November 2025 sekitar pukul 09.10 Wita. Korban diketahui bekerja sebagai area manager di salah satu swalayan di kota tersebut.
Penemuan jasad korban dilaporkan warga yang curiga terhadap kondisi Taufik. Usai menerima laporan, petugas Polresta Samarinda mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal. Petugas memastikan keberadaan korban dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kamar kos.
IPDA Riyan Rizki Hidayat dari Pamapta 3 Polresta Samarinda membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban ditemukan dalam posisi tertidur. Menurutnya, korban merupakan penghuni kos di kawasan tersebut dan tidak menunjukkan aktivitas sejak pagi.
Pihak kepolisian masih menelusuri penyebab kematian Taufik. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan apakah korban meninggal karena faktor medis atau terdapat tanda lain yang perlu diselidiki lebih lanjut. Proses penyelidikan masih berlangsung di lapangan.
Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan visum. Hasil pemeriksaan medis menjadi penentu penyebab pasti kematian korban. Hingga laporan ini disusun, pihak kepolisian masih menunggu hasil visum sebagai dasar penyidikan lanjutan.
Di lokasi kejadian, sejumlah warga menyampaikan bahwa korban dikenal sebagai pribadi pendiam dan jarang berinteraksi. Meski begitu, lingkungan sekitar berharap hasil pemeriksaan dapat segera memberikan kejelasan atas peristiwa ini.
Pemerintah kelurahan dan unsur keamanan setempat mengimbau warga untuk segera melapor jika menemukan kondisi serupa. Pihak berwenang menyebut respons cepat masyarakat sangat membantu proses penyelidikan dan penanganan insiden di wilayah Samarinda. (*)

















