Samarinda

Pemkot Samarinda Batasi Pesta Kembang Api, Keamanan Diperketat

Avatar
1121
Tahun baru 2025 di Teras Samarinda. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda menetapkan kebijakan baru dalam perayaan malam pergantian Tahun Baru 2025 dengan memusatkan seluruh rangkaian hiburan dan pesta kembang api hanya di kawasan Teras Samarinda. Kebijakan ini diputuskan langsung oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, sebagai langkah antisipasi terhadap risiko kebakaran di kawasan padat penduduk sekaligus memudahkan pengawasan keamanan.

Pemkot Samarinda menegaskan bahwa Teras Samarinda menjadi satu-satunya lokasi resmi perayaan malam tahun baru. Dengan pemusatan kegiatan di satu titik, pemerintah daerah berharap pengendalian massa, lalu lintas, serta potensi gangguan keamanan dapat ditangani secara lebih efektif dan terukur.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol. Hendri Umar menambahkan, seluruh kegiatan kembang api di luar lokasi resmi wajib mengantongi izin kepolisian. Ketentuan ini berlaku bagi hotel, pusat perbelanjaan, maupun pihak swasta yang berencana menggelar hiburan serupa. Aparat akan mengambil tindakan tegas, termasuk pembubaran acara, apabila ditemukan pelaksanaan tanpa izin resmi.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, Polresta Samarinda mengerahkan sebanyak 1.277 personel gabungan dalam Operasi Lilin Mahakam 2025. Personel ini terdiri dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP yang akan disiagakan di pos pengamanan, pos pelayanan, serta pos terpadu di titik-titik strategis kota, termasuk jalur keluar-masuk Samarinda.

Pengamanan tidak hanya difokuskan pada kawasan Teras Samarinda, tetapi juga pada aktivitas masyarakat di jalan raya. Aparat mengimbau warga agar tidak melakukan konvoi ugal-ugalan, mematuhi aturan lalu lintas, serta tidak menggunakan knalpot bising nonstandar. Polisi juga melarang keras penggunaan petasan, konsumsi minuman keras, dan narkoba selama malam pergantian tahun.

Kapolresta Samarinda menegaskan bahwa perayaan tahun baru seharusnya menjadi momentum refleksi dan kebersamaan, bukan ajang yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban. Di lokasi utama perayaan, petugas akan meningkatkan pengawasan, termasuk pemeriksaan barang bawaan pengunjung, guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Sebagai bagian dari pengelolaan pascaacara, Pemerintah Kota Samarinda turut menyiapkan petugas kebersihan yang akan langsung bekerja setelah perayaan berakhir. Langkah ini dilakukan agar wajah kota tetap bersih dan tertata saat memasuki awal tahun 2026.

Wali Kota Andi Harun berharap partisipasi aktif masyarakat dalam mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan warga dinilai menjadi kunci utama untuk mewujudkan perayaan Tahun Baru 2025 di Samarinda yang aman, tertib, dan berkesan, sekaligus menjadi model penataan acara besar di masa mendatang. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version