Kaltimdaily.com, Samarinda – Pelaksanaan Operasi Zebra Mahakam 2025 yang digelar oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda menunjukkan tingginya angka pelanggaran lalu lintas, terutama di kalangan remaja.
Dalam operasi yang telah berlangsung selama delapan hari ini, penindakan kembali dilakukan di kawasan Simpang Fly Over Air Hitam, yang menghasilkan penangkapan terhadap puluhan pelanggar, sebagian besar di antaranya adalah pelajar dan pengendara di bawah umur.
Sebanyak 49 pelanggar berhasil ditindak dalam operasi gabungan yang dipimpin oleh Kanit Turwali Satlantas Polresta Samarinda, Iptu Ismail Marzuki. Pelanggaran yang paling banyak ditemukan adalah tidak menggunakan helm dengan benar, baik oleh pengendara maupun penumpang, serta ketiadaan kelengkapan surat-surat wajib, terutama Surat Izin Mengemudi (SIM).
Operasi ini menjadi sorotan, mengingat banyaknya pelanggar yang berstatus pelajar, yang menjadi indikasi buruknya kesadaran berlalu lintas di kalangan generasi muda. Polresta Samarinda berharap melalui operasi ini, kesadaran masyarakat, khususnya remaja, dapat meningkat terkait pentingnya disiplin berlalu lintas demi keselamatan bersama.
Sebagai langkah selanjutnya, Satlantas Polresta Samarinda berencana untuk menggencarkan sosialisasi tentang keselamatan berkendara di sekolah-sekolah, serta bekerjasama dengan pihak terkait untuk memperkuat pengawasan di jalan raya. Diharapkan, dengan pendekatan yang lebih masif, pelanggaran lalu lintas di kalangan remaja dapat ditekan, sehingga angka kecelakaan dapat dikurangi. (*)











