banner-sidebar
KaltimSamarinda

Ngobrolin KUHAP Baru, Unmul Bikin Seminar Hukum yang Bikin Melek!

Avatar
987
×

Ngobrolin KUHAP Baru, Unmul Bikin Seminar Hukum yang Bikin Melek!

Share this article
Ngobrolin KUHAP Baru, Unmul Bikin Seminar Hukum yang Bikin Melek!

Kaltimdaily.com, Samarinda – Universitas Mulawarman (Unmul) lagi-lagi bikin gebrakan lewat Seminar Nasional bertema “RUU Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana dan Masa Depan Penegakan Hukum di Indonesia”.

Acara ini digelar di Gedung Serba Guna lantai 4 Rektorat Unmul, Rabu (16/4/2025), dan sukses nyedot perhatian dari berbagai kalangan.

Mulai dari akademisi, aparat penegak hukum, mahasiswa, sampai para praktisi hukum, semua tumplek blek buat ikut nimbrung.

Salah satu yang curi perhatian adalah kehadiran Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Aris Mulyanata, yang buka suara soal pentingnya pembaruan KUHAP sebagai langkah penyempurnaan sistem peradilan kita.

Aris bilang, KUHP baru memang udah disahkan sejak 2023, tapi belum jalan sampai 2026. Nah, biar sistemnya nggak timpang, KUHAP juga harus ikut di-upgrade.

Soalnya, hukum acara pidana itu jadi pondasi utama buat proses dari penyidikan sampai ke pengadilan.

“Jangan sampai KUHP-nya modern tapi prosedurnya masih jadul. Harus sinkron biar aparat kayak jaksa, hakim, dan penyidik nggak bingung di lapangan,” ujar Aris santai tapi penuh makna.

Ia juga ngasih catatan penting bahwa undang-undang kita wajib adaptif sama zaman.

Era digital dan kejahatan model baru kayak cyber crime dan terorisme nggak bisa dihadapi dengan aturan lama. “Hukum itu harus gerak cepat, jangan sampai kalah sama modus kejahatan,” lanjutnya.

Seminar ini ternyata bukan acara kaleng-kaleng. Disupport langsung dari pusat, kegiatan ini ngundang narasumber top dari kejaksaan, kepolisian, akademisi, pengacara, bahkan mahasiswa hukum pun dikasih panggung buat ikut diskusi.

Tujuannya jelas: biar semua pihak, terutama yang bakal terlibat langsung di lapangan, ngerti betul arah dan isi RUU KUHAP yang bakal jadi senjata hukum baru saat KUHP mulai berlaku di 2026.

Yang menarik, seminar ini juga jadi ajang silaturahmi antarpenegak hukum dan akademisi. Banyak insight segar dan perspektif berbeda yang muncul, bikin suasana diskusi jadi makin seru dan hidup.

Semoga lewat acara kayak gini, generasi muda hukum makin siap hadapi tantangan zaman.

Nggak cuma paham teori, tapi juga ngerti realita lapangan dan siap jadi bagian dari pembaruan hukum Indonesia yang lebih keren dan relevan. (YN)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih