banner-sidebar
FokusNasional

Lebaran 2026 Kapan? Pemerintah Tunggu Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal

Avatar
1053
×

Lebaran 2026 Kapan? Pemerintah Tunggu Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal

Share this article
Idul Fitri 2026. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Nasional – Perayaan Lebaran 2026 semakin dekat, namun pemerintah Indonesia hingga kini belum menetapkan secara resmi tanggal 1 Syawal 1447 Hijriah. Kepastian hari raya Idulfitri masih menunggu hasil Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1447 H yang akan digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Berbeda dengan pemerintah, Muhammadiyah telah lebih dahulu mengumumkan perkiraan jadwal Lebaran 2026. Berdasarkan perhitungan dalam Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) 1447 H, organisasi tersebut memprediksi Idulfitri jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Penetapan tersebut didasarkan pada metode perhitungan astronomi yang menjadi acuan sistem kalender yang digunakan Muhammadiyah. Metode ini memungkinkan penentuan awal bulan hijriah dilakukan jauh hari sebelumnya melalui analisis posisi bulan dan matahari.

Sementara itu, pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama Tiga Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 mencantumkan perkiraan Idulfitri pada 21 Maret 2026. Namun tanggal tersebut masih bersifat prediksi karena keputusan resmi tetap menunggu hasil sidang isbat.

Sidang isbat dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 19 Maret 2026 mulai pukul 16.00 WIB di Auditorium H.M. Rasjidi, kantor Kementerian Agama Republik Indonesia di Jakarta. Dalam forum tersebut, pemerintah akan menggabungkan hasil perhitungan astronomi dengan laporan pemantauan hilal dari berbagai lokasi pengamatan di seluruh Indonesia.

Prediksi lain juga disampaikan oleh peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, Thomas Djamaluddin. Berdasarkan analisis astronomi terhadap posisi bulan, ia memperkirakan Idulfitri 1447 Hijriah kemungkinan besar jatuh pada 21 Maret 2026.

Menurutnya, pada saat matahari terbenam tanggal 19 Maret di kawasan Asia Tenggara, posisi hilal diperkirakan belum memenuhi kriteria yang digunakan negara anggota MABIMS. Standar tersebut mensyaratkan tinggi hilal minimal 3 derajat dengan elongasi 6,4 derajat.

Jika kriteria tersebut belum terpenuhi, maka awal bulan Syawal kemungkinan besar baru dimulai pada hari berikutnya. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kepastian tanggal Lebaran 2026 tetap bergantung pada hasil sidang isbat yang digelar pemerintah.

Selain itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika juga memaparkan data astronomi terkait posisi bulan menjelang akhir Ramadan. BMKG memperkirakan konjungsi atau ijtima’ akan terjadi pada Kamis pagi, 19 Maret 2026.

Setelah peristiwa konjungsi tersebut, pengamatan hilal dapat dilakukan saat matahari terbenam pada hari yang sama di berbagai wilayah Indonesia.

Data BMKG menunjukkan tinggi hilal diperkirakan berada pada kisaran 0,91 derajat di wilayah Merauke hingga sekitar 3,13 derajat di Sabang. Sementara jarak sudut antara bulan dan matahari atau elongasi diperkirakan berkisar antara 4,54 hingga 6,1 derajat.

Perbedaan metode penentuan awal bulan hijriah antara organisasi keagamaan dan pemerintah membuat kemungkinan perbedaan tanggal Lebaran tetap terbuka. Karena itu, masyarakat masih menunggu keputusan resmi pemerintah terkait penetapan Idulfitri 1447 Hijriah.

Sidang isbat pada 19 Maret nanti akan menjadi penentu kepastian kapan umat Islam di Indonesia merayakan Lebaran 2026. Hasil sidang tersebut nantinya akan diumumkan secara resmi kepada masyarakat setelah proses pemantauan hilal dan pembahasan selesai dilakukan.

Meski masih menunggu keputusan resmi, berbagai persiapan menyambut Lebaran sudah mulai dilakukan di berbagai daerah. Aktivitas mudik, persiapan kebutuhan rumah tangga, hingga pengamanan jalur transportasi mulai disiapkan untuk menyambut momen besar umat Islam tersebut.

Dengan penetapan resmi dari pemerintah nantinya, diharapkan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan penuh khidmat, kebersamaan, serta suasana yang aman dan kondusif di seluruh wilayah Indonesia. (*)

Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih