Kutai Kartanegara

Langkah Strategis Kukar Perkuat Sistem Logistik Penanggulangan Bencana

Avatar
1279
Sekda Kukar Sunggono. Ft by Ist

Kaltimdaily.com, Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, resmi membentuk Klaster Logistik Penanggulangan Bencana. Inisiatif ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dalam distribusi bantuan saat terjadi keadaan darurat. Dengan terobosan ini, Kukar tercatat sebagai daerah pertama di Kalimantan Timur yang menghadirkan klaster logistik bencana dengan struktur organisasi dan sistem kerja yang terintegrasi.

Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, menjelaskan bahwa pembentukan klaster tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan sebagai wadah koordinasi yang melibatkan unsur pemerintah, sektor swasta, lembaga kemanusiaan, serta masyarakat. Melalui sistem ini, alur pengadaan, penyimpanan, hingga distribusi bantuan diharapkan berjalan lebih terarah dan efektif. “Kukar menjadi pionir di Kaltim, sejauh ini belum ada kabupaten maupun kota lain yang membentuk klaster logistik bencana,” ungkapnya saat memimpin simulasi di halaman Kantor BPBD Kukar.

Lebih lanjut, Sunggono menegaskan bahwa kondisi geografis Kukar yang berbukit menyebabkan wilayah ini rentan mengalami bencana banjir maupun longsor. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem terpadu agar penanganan tidak berjalan secara parsial. Klaster logistik di Kukar telah dilengkapi dengan payung hukum, struktur organisasi, rencana kerja, serta standar operasional prosedur (SOP). Dengan demikian, setiap instansi yang terlibat dapat memahami tugas dan fungsinya ketika bencana terjadi.

Kepala BPBD Kukar, Setianto Nugroho Aji, menambahkan bahwa pelaksanaan simulasi distribusi bantuan menjadi uji coba awal efektivitas klaster ini. Selama ini, organisasi perangkat daerah (OPD) maupun relawan sering bekerja secara terpisah sehingga distribusi bantuan kurang maksimal. “Ada 14 instansi yang tergabung, mulai dari Dinas Pertanian, Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas PUPR, hingga berbagai relawan. Dengan adanya klaster ini, kebutuhan dasar masyarakat terdampak seperti pangan, air bersih, dan tempat tinggal sementara bisa lebih cepat terpenuhi,” jelasnya.

Langkah ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kukar dalam mengantisipasi dampak bencana. Dengan adanya klaster logistik yang tertata rapi dan sinergi antarinstansi, diharapkan penanganan darurat dapat berlangsung lebih cepat, terukur, dan menjawab kebutuhan masyarakat dengan maksimal.

Ke depan, Pemerintah Kukar berkomitmen untuk terus menyempurnakan sistem logistik penanggulangan bencana melalui evaluasi berkala. Selain itu, keterlibatan masyarakat juga akan diperkuat agar setiap lapisan mampu berperan aktif dalam mendukung penanganan bencana di wilayahnya.

Inovasi yang digagas oleh Kukar ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi kabupaten maupun kota lain di Kalimantan Timur. Dengan semakin banyak daerah yang membentuk klaster logistik bencana, ketahanan wilayah terhadap potensi bencana akan semakin kuat, sehingga masyarakat terlindungi dengan lebih baik. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version