banner-sidebar
FokusNasional

Isu Rangkap Jabatan Erick Thohir, FIFA Jadi Penentu Akhir

Avatar
947
×

Isu Rangkap Jabatan Erick Thohir, FIFA Jadi Penentu Akhir

Share this article
Erick Thohir. Ft by Ist

Kaltimdaily.com, Nasional – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir akhirnya memberikan penjelasan mengenai isu rangkap jabatan yang tengah menjadi sorotan publik. Saat ini, selain menjabat sebagai Menpora, ia juga masih memegang posisi Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Menanggapi potensi konflik kepentingan, Erick menegaskan bahwa keputusan sepenuhnya akan ditentukan oleh Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA).

“Ya itu FIFA yang mengatur nanti,” ujar Erick Thohir di Istana Kepresidenan, Rabu (17/9). Ia menambahkan bahwa dirinya tidak berada pada posisi untuk menyatakan mundur dari PSSI. Jika ada keharusan untuk melepaskan jabatan tersebut, FIFA akan langsung menyampaikan surat resmi kepada pemerintah Indonesia. “Karena semua aturan berasal dari FIFA,” tegasnya.

Erick Thohir resmi dilantik sebagai Menpora pada Rabu siang di Istana Kepresidenan. Pelantikan ini juga diikuti oleh beberapa pejabat lainnya. Djamari Chaniago dilantik sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Rohman Marzuki sebagai Wakil Menteri Kehutanan, serta Farida Faricha sebagai Wakil Menteri Koperasi dan UKM.

Selain itu, sejumlah pejabat setingkat menteri turut dilantik pada kesempatan yang sama. Angga Raka Prabowo dipercaya sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Qodari menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP), sementara Nanik Sudaryati Deyang dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Geospasial Nasional (BGN). Posisi lain diisi oleh Sony Sanjata sebagai Wakil Kepala BGN serta Sarah Sadiqa sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Usai pelantikan, Erick Thohir menegaskan bahwa fokus utamanya sebagai Menpora adalah pengembangan potensi generasi muda Indonesia. Ia menyebut, setidaknya ada 131 juta pemuda yang harus diberdayakan sebagai kekuatan utama pembangunan bangsa di masa mendatang.

Meski isu rangkap jabatan masih menjadi perhatian publik, Erick Thohir tetap menunjukkan ketenangan. Menurutnya, aturan FIFA akan menjadi pedoman utama dalam menentukan apakah ia tetap dapat memimpin PSSI atau harus melepas jabatan tersebut. Seluruh keputusan, katanya, ada di tangan federasi sepak bola dunia tersebut.

Kehadiran Erick Thohir di kursi Menpora juga diharapkan mampu membawa angin segar dalam pengembangan olahraga nasional. Dengan pengalamannya di dunia sepak bola dan manajemen, ia diyakini dapat menghadirkan kebijakan yang berdampak nyata bagi pembinaan atlet dan peningkatan prestasi Indonesia di kancah internasional.

Di sisi lain, publik menaruh harapan agar Erick Thohir dapat menyeimbangkan perannya di pemerintahan dan organisasi olahraga. Apapun keputusan FIFA nantinya, konsistensi dan komitmen Erick dalam memperjuangkan kepentingan pemuda serta kemajuan olahraga Indonesia tetap menjadi hal yang paling dinantikan masyarakat. (*)




Maaf guys, kalian tidak bisa melakukan copy paste dari situs ini. Terima kasih